Badung, (Metrobali.com)-

Rusaknya beberapa bagian atap Kantor Perbekel Sibang Kaja Kecamatan Abiansemal mendapat menjadi perhatian khusus dari Ketua DPRD Badung, Dr. Drs. I Putu Parwata.

Bahkan politisi PDI Perjuangan asal Desa Dalung Kuta Utara ini akan segera memerintahkan Dinas PUPR melakukan Detail Engineering Design (DED) dilanjutkan proses penganggaran.

Hal tersebut ditegaskan Putu Parwata saat melaksanakan tatap muka sekaligus serap aspirasi komponen masyarakat Desa Sibang Kaja, Jumat 11 Juni 2021

Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata menyatakan Kantor Perbekel ini merupakan representatif daripada perwujudan masyarakat dalam melayani masyarakat.

“Oleh karena itu perbaikannya harus menjadi prioritas, dan gedung ini sudah tidak layak,”tegasnya.

Dikatakan dalam Musrenbang kabupaten Senin 14 Juni 2021 mendatang, kata Parwata pihaknya akan langsung meminta Dinas PUPR segera melakukan Detail Engineering Design  (DED) serta proses penganggaran untuk disepakati.

“Sekali lagi. Ini adalah cerminan masyarakat Badung, apalagi gedung Perbekel ini ada di depan jalan raya,” bebernya.

Selain bagian atap yang rusak, tempat pertemuan yang ada di Kantor Perbekel Sibang Kaja menurut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung ini, juga sangat kecil sehingga tidak maksimal saat digelarnya kegiatan rapat maupun pertemuan yang melibatkan masyarakat.

“Bagaimana kita maksimal mengumpulkan masyarakat, bagaiman kita berdialog kalau ruangannya tidak ada? ini harus menjadi prioritas dalam Musrenbang Kabupaten Senin mendatang. Sehingga, tahun 2022, astungkara gedung ini bisa kita selesaikan,”harapnya.

Sementara, Perbekel Sibang Kaja Ni Made Rai Sudani menyatakan, sejatinya pihaknya di desa sudah berencana melakukan renovasi atau rehab kantor perbekel di tahun 2021.

“Kami juga sudah melakukan kajian bersama dinas PUPR Badung apakah layak diperbaiki atau rehab total. Semoga dalam waktu dekat ini hasilnya sudah keluar sehingga akan kami tindak lanjuti untuk mencari konsultan,”ujarnya.

Seperti diketahui Gedung Kantor Perbekel yang terletak di Jalan Raya Mambal beberapa bagian atapnya mengalami kerusakan , selain mengurangi estetika sebagai gedung pemerintahan desa, adanya beberapa kerusakan tersebut juga dikawatirkan membahayakan masyarakat yang sedang mencari pelayanan di kantor Perbekel. (SUT-MB)