dewi setyowati 1

Denpasar (Metrobali.com)-

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali menyatakan bahwa harga pangan utama di daerah itu terkendali menjelang Hari Raya Galungan dan Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah yang jatuh bersamaan pada pekan ini.

“Secara umum masih dalam rentang normal dan relatif terkendali, meskipun terdapat beberapa komoditas yang menunjukkan kenaikan harga pada pasar tradisional dan modern di Kota Denpasar pada periode Juli 2015,” kata Wakil Ketua TPID Bali, Dewi Setyowati, di Denpasar, Selasa (14/7).

Menurut dia, harga komoditas pangan yang mengalami kenaikan itu di antaranya daging ayam ras dan beberapa jenis buah-buahan, namun pergerakannya dinilai masih relatif wajar.

Pihaknya mencontohkan pada pekan terakhir di bulan Juni, harga rata-rata daging ayam ras yang semula seharga Rp30 ribu, naik menjadi Rp31.000 dan harga telur ayam ras yang pada bulan Juni tercatat Rp20.400 hingga Senin (13/7) menjadi Rp21.600.

Namun demikian, terdapat pula beberapa komoditas yang menjelang perayaan hari raya keagamaan menunjukkan penurunan harga seiring dengan meningkatnya pasokan seperti harga bawang merah dan bawang putih yang turun sebesar Rp500-Rp1.000.

Sementara itu, dalam menjaga momentum rendahnya akumulasi inflasi pada Juni 2015 dan dalam menanggapi potensi risiko inflasi pada Juli 2015, Pemerintah Provinsi Bali dan Bank Indonesia melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali terus melakukan pemantauan harga sebagai langkah antisipatif pada periode Juni-Juli 2015.

Selain itu melalui kerjasama dengan BMPD dan BUMN, TPID Provinsi Bali telah menggelar pasar murah BUMN 2015 pada 10-12 Juli 2015 yang menyasar sejumlah lokasi di antaranya di Monang-Maning, Lapangan Pemogan, keduanya di Denpasar dan di Desa Les, Kabupaten Buleleng.

Baca Juga :
Kadis Kominfos Gede Pramana Ikuti Monev KIP Tahapan Pemeringkatan Badan Publik

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih bijak dan cerdas dalam berbelanja serta untuk ikut serta memantau perkembangan harga,” ucap Dewi yang juga Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali itu.

Masyarakat, kata dia, bisa memantau perkembangan harga komoditas melalui situs Sistem Harga Pangan Utama dan Komoditas Strategis atau “SiGapura” melalui www.sigapura.org. AN-MB