Foto: Pelantikan pengurus DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Periode 2021-2026 di Grand Inna Bali Beach Sanur, Denpasar, pada Jumat 25 Maret 2022.

Denpasar (Metrobali.com)-

Partai Demokrat kini semakin identik dengan partainya anak-anak muda, partainya generasi milenial, partai modern yang punya calon-calon pemimpin muda top kelas dunia.

Hal ini tidak terlepas dari fakta bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mampu menjadi daya magnet tersendiri bagi kaum milenial di tanah air.

Partai Demokrat juga semakin serius menggarap pasar suara dari pemilih muda, pemilih milenial, pemilih pemula dan mereka yang sebelumnya belum menentukan pilihan pada pemilu terdahulu alias pemilih yang masih golput.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali, I Made Mudarta dalam sambutannya saat acara pelantikan pengurus anyar DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Periode 2021-2026 yang diisi mayoritas wajah-wajah generasi milenial dan juga mayoritas perempuan. Mereka resmi dilantik oleh AHY secara virtual di Grand Inna Bali Beach Sanur, Denpasar, pada Jumat 25 Maret 2022.

Mudarta berbicara tentang sumber-sumber atau lumbung suara Demokrat yang akan digarap serius pada Pemilu 2024 mendatang baik untuk Pilpres, Pileg dan Pilkada Serentak. Ia menegaskan Demokrat tidak akan mengambil suara dari partai lain namun punya segmen khusus di kalangan generasi milenial dan mereka yang masih golput.

Demokrat menang nanti suaranya dari mana? “Kami tidak mengambil suara dari partai-partai-partai sahabat. Tapi kami ambil dari suara pemilih pemula yang tempo hari belum memilih. Ini yang kami garap karena potensi pasar Demokrat adalah dari kalangan milenial mengingat milenial pemilihnya 52 persen,” papar Mudarta.

“Itu yang kami garap. Jadi kami tidak akan mengurangi perolehan dari partai politik lain. Kita bersahabat, berkompetisi dengan sehat,” sambung politisi Demokrat asal Jembrana ini.

Baca Juga :
PKS Percayakan Tangani Saksi Pemenangan Prabowo-Hatta

Pasar selanjutnya yang akan digarap Demokrat, tegas Mudarta, adalah mereka yang golput tempo hari. “Oleh karenanya kalau mereka kami garap sehingga potensi angka golput lebih kecil, kami terus terang membantu KPU. Inilah kerja-kerja politik partai Demokrat,” tegas Mudarta yang kini dipercaya memimpin Demokrat Bali untuk periode ketiga kalinya.

Sementara itu kini banyak anak-anak muda milenial bergabung menjadi pengurus Partai Demokrat seperti halnya yang tampak dalam struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Bali.

Hal ini tidak terlepas dari fakta bahwa Ketum Demokrat AHY yang mampu menjadi daya magnet tersendiri bagi kaum milenial di tanah air. Daya tarik sosok karismatik AHY ini yang menjadi magnet kuat menarik masuknya generasi milenial dan tokoh-tokoh Bali bergabung ke Partai Demokrat Bali.

AHY dalam pesannya menegaskan muda adalah kekuatan dan para pengurus baru Demokrat diminta bekerja keras untuk kemenangan dan kejayaan Demokrat di Pemilu 2024. “Saya minta agar mesin partai bekerja efektif dan optimal jelang 2024. Jangan melihat lagi ke belakang, terus bekerja sekuat tenaga,” pesan AHY.

 

Di sisi lain pelantikan pengurus baru Demokrat Bali berlangsung meriah. Yel-yel AHY Presiden 2024 terus bergema. Bahkan menariknya kesenian tradisional genjek ditampilkan dengan apik oleh Sekaa Genjek Kadong Iseng, Seraya, Karangasem dengan narasi Genjek AHY Presiden 2024.

Harapannya jelas AHY tokoh muda visioner menjadi Presiden 2024 dan Demokrat kembali ke masa kejayaannya seperti di masa SBY menjadi Presiden RI dua periode.

 

Kepengurusan DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Periode 2021-2026, banyak diisi wajah baru dan juga terjadi perubahan posisi di sejumlah jabatan. Mudarta selaku Ketua didampingi Sekretaris Made Sada dan Utami Dwi Suryadi.

Baca Juga :
Dibekali Empat Jurus Sakti, Relawan Semar dan Golkar Bali Siap Menangkan Airlangga Hartarto Presiden 2024

Dari total 170 pengurus DPD Partai Demokrat Bali, banyak wajah-wajah baru dan dari milenial (di bawah usia 40 tahun) mencapai 43 persen. Bahkan jumlah pengurus perempuan mencapai 57 persen yang juga menunjukkan Demokrat Bali parpol yang ramah perempuan. (dan)