image003

image001-1

Jakarta (Metrobali.com)-

Sebanyak 66 siswa berbakat dari Indonesia dan dua dari Timor Leste hari ini akan menerima penghargaan beasiswa bergengsi dari pemerintah Inggris, Chevening. Acara akan diselenggarakan di Kedubes Inggris dan penghargaaan akan diserahkan oleh Duta Besar Inggris Moazzam Malik. Beasiswa Chevening yang ditujukan bagi calon pemimpin masa depan ini, memberikan kesempatan bagi siswa untuk melanjutkan studi S2 di universitas-universitas ternama Inggris.

Demikian keterangan pers Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste Moazzam Malik, Senin (1/8) yang diterima redaksi Metrobali.com.

 Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste Moazzam Malik mengatakan,  menjadi penerima beasiswa Chevening membedakan Anda dari yang lain, menjadikan Anda sebagai seseorang dengan keinginan kuat dan kapabilitas memberikan kontribusi untuk pembangunan Indonesia.

Dikatakan, program beasiswa ini menawarkan sebuah peluang unik untuk mendapatkan pengalaman akademis serta memperluas pandangan global dan sosial. Chevening memberikan Anda sebuah rasa tanggungjawab dan kebanggaan tersendiri

  “Inggris adalah rumah bagi 4 dari 10 universitas terbaik dunia. Saya sangat gembira karena jumlah siswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi di Inggris semakin meningkat dan keinginan mereka untuk memperdalam pengetahuan sangat besar sekali, untuk memajukan Indonesia di abad 21 ini. Tahun ini jumlah penghargaan beasiswa Chevening untuk Indonesia dilipatgandakan menjadi tiga kali lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

  “Kami mendorong seluruh siswa berbakat Indonesia untuk segera mendaftarkan studi di Inggris sehingga kami bisa terus melanjutkan hubungan nutual antara Inggris dan Indonesia”, tambahnya.

  Sementara itu, Alumni Chevening dari Universitas Manchester Yanuar Nugroho mengatakan,  selain memberikan pengalaman yang sangat berharga tentang studi di Inggris, Chevening terlebih telah membawa perubahan, bukan hanya di karir, namun juga yang terpenting bagi kehidupan saya. ”Beasiswa ini membuka pengalaman baru, memperkenalkan saya kepada cara-cara baru untuk berpikir dan bertindak, serta membentuk profesionalitas dan kehidupan pribadi saya.” tandasnya.  RED-MB