Kolom Mingguan AMD “Creating Tomorrow, Today” Ciptakan BEB bersama HBS

Metro Bali
single-image

Foto: Tokoh Milenial Humanis AMD (kiri) bersama Senator Bali HBS (kanan).

Denpasar (Metrobali.com)-

Bali dikenal sebagai destinasi Pariwisata yang sangat masyur dan sebagian besar masyarakat sangat tergantung pada potensi ini, selain itu Bali juga dikenal dengan budaya dan seni kreativitas yang menjadi icon destinasi ditambah dengan keindahan alamnya yang menjadi daya tarik utama dalam integrasi ekosistem pariwisata.

AMD Agung Manik Danendra bersama HBS Haji Bambang Santoso ciptakan “BEB – Bangkit Ekonomi Bali”.

Slogan Bangkit Ekonomi Bali ini digaungkan dua tokoh publik AMD-HBS yang selalu peduli sosial ekonomi masyarakat Bali menghadapi kondisi faktual Bali di tengah Resesi Ekonomi yang paling terpuruk di masa sekarang ini.

“Ada baiknya kita kembali mempelajari buku dasar dari ekosistem ekonomi kita sebagai masyarakat Bali sekaligus melakukan reidentifikasi untuk menghadapi resesi ekonomi di Era Baru ini,” kata AMD, Minggu (22/11/2020).

BACA JUGA : AMD-HBS Hadiri SILABIS Nasional ISMI di Melia Bali, Sinergi Tumbuhkan Perekonomian Bali

Ada beberapa hal yang menurut AMD dan HBS merupakan kunci bangkitnya ekonomi Bali  dalam ekosistem ekonomi, yaitu Ekosistem Pariwisata dan Ekosistem Sumber Daya yang terintegrasi dengan Ekosistem Ekonomi Masyarakat Lokal.

“Cara ini menurut perkiraan kami, sangat ampuh dan tepat, namun diperlukan kolaborasi antar stakeholder sehingga dapat diekskusi dengan tepat baik cara maupun sasarannya, ujar AMD sembari menjelaskan Konsep Integrasi antar Stake Holder sebagai pembentuk Ecosystem Ekonomi,” tutur AMD.

AMD – HBS bersama Asisten Perekonomian Pembangunan Pemprov Bali Wiratmi meninjau dan mensupport UMKM di Nusa Dua.

Dari penjabaran tersebut, Ekosistem Pariwisata sangat dipengaruhi oleh Ekosistem External, sedangkan Ekosistem Sumber Daya baik manusia maupun lingkungan sebagian besar dipengaruhi oleh Ekosistem Internal yang merupakan integrasi ekosistem Ekonomi Masyarakat Lokal.

“Dari kondisi ini, ada baiknya kita melakukan prioritas pada perbaikan Ekosistem Ekonomi Masyarakat Lokal secara strategis dan simultan sehingga terintegrasi dengan ekosistem lanjutannya, yang bertumbuh secara sustainable,” terang AMD.

Baca Juga :
Diterjang Ombak, Satu Rumah di Pesisir Gilimanuk Hancur

BACA JUGA: Dua Tokoh Fenomenal AMD – HBS Komitmen Bersama-sama Bangun Bali Keluar dari Resesi Ekonomi

Ide inilah yang mendasari dibangunnya AMD.Camp untuk mewadahi dan mengkolaborasikan ide ide yang berkaitan dengan pengembangan Sustainable Economic Ecosystem .

“Dalam pandangan kami, salah satu cara yang termudah, effective, efficient dan affordable adalah dengan cara digitalisasi,” tegas AMD.

“Cara ini sangat ampuh dan tepat, namun diperlukan kolaborasi antar stakeholder sehingga dapat diekskusi dengan tepat baik cara maupun sasarannya,” ujar AMD sembari menjelaskan Konsep Integrasi antar Stake Holder sebagai pembentuk Ecosystem Ekonomi.

BACA JUGA: Digitalisasi UMKM menghadapi Era Baru, AMD Hadirkan Solusi Pertumbuhan Ekonomi Bali lewat AMD.Express

UMKM adalah ekosistem yang paling stabil bila dapat terhubung dan terintegrasi satu sama lain, ekosistem ini hidup dan bertumbuh sejalan dengan peningkatan komunitas dan dapat terkait satu sama lain atas dasar mutualisme.

“Dengan mengedepankan ekosistem UMKM saya melihat bahwa ini adalah peluang untuk memajukan Usaha Milik Kaum Milenial yang nantinya akan berimbas pula ke ekosistem mikro dan makro terkait UMKM Usaha Mikro Kecil Menengah,” imbuh AMD.

Menurut AMD secara mendasar sesungguhnya apa yang kita bangun adalah digitalisasi sistem konvensional yang secara proses sudah mengakar kuat secara interaksi sosial, konsep ini yang harus kita sederhanakan dalam 3 stakeholder pada ekosistem digital yang reliable dan ekosistem ini yang diharapkan untuk bertumbuh dan tersambung dengan ekosistem yang sama satu sama lain dalam satu platform.

“Jadi secara sederhana, ekosistem dasar dari komunitas adalah Penjual, Pembeli dan Penyedia Jasa , yang sebelumnya terhubung secara konvensional dan proses inilah yang didigitalisasi sehingga dapat dibangun dalam komunitas terkecil sekalipun, komunitas sekolah, komunitas Banjar ataupun komunitas lainnya dalam radius yang terjangkau,” lanjut AMD.

Baca Juga :
Delegasi AAMM Sepakati Tiga Dokumen Hasil KAA

BACA JUGA: Senator Bali Bambang Santoso Kunjungi Milenial Inisiator AMD.Express, CEO JK: AMD.Express Membangun Pertumbuhan Ekonomi dengan Konsolidasi antar Ekosistem Ekonomi dari Strata Terkecil

Ide ini tentunya memerlukan dukungan dari Pemerintah dan para stake holder lainnya namun pada tahap awal, ada baiknya memulai dengan fokus pada Community Modelling dan sosialisasi.

“Yang jelas kami berkomitmen ciptakan Bali Bangkit dari Ekonomi atau BEB tujuan kami Bangkitkan Ekonomi Bali,” kata AMD yakin bersama Senator HBS dengan visi misi yang sama bangkitkan keterpurukan ekonomi Bali segera bisa keluar dari Resesi Ekonomi.

AMD menutup pembicaraan sembari mengundang para stake holder untuk bersama sama berbagi ide demi Bangkitnya Ekonomi Bali – BEB menuju Era Baru secara digital.

Coming soon on Digital Card AMD for Us. Cardless Millenial Community yang menyediakan akses untuk memperoleh Harga Khusus, Jaringan Usaha, Discount dan Global Akses ke Komunitas Global. (dan)

Foto: AMD Membership yang akan diluncurkan merupakan Digital Card yang bisa mengakses berbagai kebutuhan Pengguna, AMDFORUSCARD Kartu Sakti Para Millenial yang berlaku International.
Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.