Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Jaya Negara dan Rai Iswara hadiri upacara Mecaru Panca Sanak Madurga, dan Melaspas di Pura Goa Dalem Pingit Desa Adat Pecatu

Metro Bali
single-image

Ket.Foto : Wakil Walikota Denpasar, I.GN Jaya Negara bersama Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara mengikuti rangkaian upacara Mecaru Panca Sanak Madurga, Melaspas dan Mendem Pedagingan serangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih dan Paduduasan Alit di Pura Goa Dalem Pingit Labuan Sait, Padang- Padang, Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan pada Anggara Paing Bala, Selasa (2/4)/MB

Denpasar, (Metrobali.com) –

Serangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih dan Padudusan Alit di Pura Goa Dalem Pingit Labuan Sait, Padang- Padang, Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung dilaksanakan upacara Mecaru Panca Sanak Madurga, Melaspas dan Mendem Pedagingan pada Anggara Paing Bala, Selasa (2/4) di pura setempat. Dalam kesempatan tersebut hadir Wakil Walikota Denpasar, I.GN Jaya Negara bersama Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa. Nampak hadir pula Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara beserta  tokoh masyarakat dan adat setempat.

Wakil Walikota Denpasar, I.GN Jaya Negara didampingi Seda Rai Iswara saat ditemui menyambut baik pelaksanaan Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih dan Paduduasan Alit di Pura Goa Dalem Pingit Labuan Sait, Padang- Padang, Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan ini merupakan suatu bentuk Sradha Bhakti masyarakat dalam meningkatkan nilai spiritual sebagai umat  beragama. “Diharapkan kegiatan ini dapat memancarkan energi Dharma yang dapat memberikan hal positif bagi jagat Bali untuk membersihkan menetralisir hal- hal negatif yang tidak diinginkan demi terciptanya keseimbangan jagat beserta isinya” ujar Wawali Jaya Negara.

Manggala Prawartaka Karya, I Wayan Sudiarta mengatakan rangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih dan Padudusan Alit di Pura Goa Dalem Pingit Labuan Sait, Padang- Padang, Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung telah dimulai sejak Buda, 27 Maret 2019 dengan acara Netegang Beras Ngingsah/Nyangling, Anggara 2 April 2019 dengan acara Mecaru Manca Sanak Madurga, Melaspas, Mendem Pedagingan, Mecaru Rsi Gana. “Lalu pada Buda, 3 April 2019 dilaksanaka upacara melasti, mendak siwi, mendak agung dan memben, dilanjutkan pada Wrespati 4 April 2019 dilaksanakan Adining Karya, Ngebijiyang, Ngenteg Linggih, Pujawali, Nyatur Rebah, Nyenuk, Ngingkup dilanjutkan pada 5,6 dan 7 April 2019 dilaksanakan Penganyar dan diakhiri pada Soma, 8 April 2019, Nyegara Gunung, Ida Bhatara Masineb dan Ngeluarang Gegaluh” Ungkap Sudiarta.

Baca Juga :
Luncurkan Kapsul Waktu, NasDem Bali Menghitung Hari Menuju Kemenangan Pileg dan Pilpres

Upacara Mecaru Panca Sanak Madurga, Melaspas dan Mendem Pedagingan Serangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih dan Padudusan Alit di Pura Goa Dalem Pingit Labuan Sait, Padang- Padang, Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung pada Anggara Paing Bala, Selasa 2 April 2019 dipuput oleh sejumlah sulinggih diantaranya Ida Pedanda Gede Jelantik Giri Santa Cita, Griya Budha Jadi, Tabanan, Ida Pedanda Gede Diksa Singarsa, Griya Babakan Cau Blayu, Tabanan dan Ida Rsi Agung Putra Pinatih, Griya Lelateng Negara.

Wakil Walikota Denpasar, I.GN Jaya Negara dalam kesempatan tersebut selain mengikuti seluruh rangkaian upacara bersama undangan lainnya juga berkesempatan  mendem pedagingan di salah satu pelinggih pura setempat.

Sumber: Humas Pemkot Denpasar

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.