Grab Pecahkan Rekor MURI Menghias Tempat Penyeberangan Terbanyak di Semarang

Metro Bali
single-image

Foto : Ongki Kurniawan, Managing Director, GrabPay Indonesia, Muhammad Khadik, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Hendrar Prihadi, S.E., M.M., Walikota Semarang, Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia, Sri Widayati, Eksekutif Manager Museum Rekor Indonesia, Nawa Pamungkas, GM Public Policy & Government Relation , Region Central Java, DIY, East Java, Bali – Grab Indonesia berfoto pada penyerahan rekor MURI Menghias Tempat Penyeberangan Terbanyak di Semarang (29/4).

 

Berkolaborasi dengan para seniman mural lokal untuk memeriahkan hari jadi Kota Semarang ke-47 

Semarang (Metrobali.com)-

Grab, platform pemesanan kendaraan dan pembayaran mobile terkemuka di Asia Tenggara, bersama dengan para mitra pengemudi dan seniman mural kota Semarang hari ini memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori menghias tempat penyeberangan atau zebra cross dengan jumlah terbanyak di Indonesia sebanyak 30 titik yang tersebar di kota Venetië van Java.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka peringatan hari jadi Kota Semarang yang ke-471 ini juga merupakan wujud dari misi Grab untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kerja sama dengan pemerintah kota dalam membangun kota pintar dan nyaman untuk ditinggali (smart and livable city) yang tidak hanya diukur dari ketersediaan infrastruktur dasar bagi warganya, tapi juga dengan penambahan beragam unsur estetika di berbagai fasilitas umum termasuk jalan raya.

“Menghias zebra cross secara kreatif adalah salah satu upaya Grab untuk meningkatkan ketertarikan para pengguna jalan untukmenyeberang pada tempatnya. Desain-desain yang kami hadirkan untuk menghias zebra cross antara lain adalah motif 3D, Tugu Muda, beberapa jenis hewan, dan bahkan jejak kaki. Kami yakin, desain-desain yang kreatif ini dapat menarik minat pejalan kaki sehingga mereka mereka akan menyeberang dengan lebih aman,” ungkap Ridzki Kramadibrata, Managing Director, Grab Indonesia. “Kegiatan ini sejalan dengan misi Grab untuk meningkatkan keselamatan dengan cara-cara yang kreatif dan inovatif. Kami harap sumbangsih ini bermanfaat dan dapat dinikmati warga Semarang.  Kami sampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah kota Semarang kepada Grab selama ini termasuk kepada Walikota, Dishub dan Kepolisian beserta seluruh jajarannya”

“Kami mengapresiasi peran aktif Grab dan seniman mural dalam menghias 30 tempat penyeberangan di Semarang untuk menerapkan standar keselamatan di jalan raya yang lebih tinggi. Kami harap kerja sama yang telah terbangun dengan baik ini dapat diperluas melalui berbagai inisiatif lain guna mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas sekaligus meningkatkan kualitas dan estetika infrastruktur jalan raya di Semarang pada masa mendatang.” kata Hendrar Prihadi, SE, MM, Walikota Semarang

Pada kesempatan yang sama, Keluarga Besar Bikers Semarang (KBBS) dan Keluarga Besar Grab Bike (KBGB) juga melakukan deklarasi komitmen bersama untuk senantiasa tertib berlalu lintas. Hal ini bertujuan mendukung upaya pemerintah kota dan aparat kepolisian dalam meningkatkan keselamatan para pengguna kendaraan roda dua dan pengguna jalan lainnya.

“Sebanyak 150 mitra pengemudi dan 10 seniman mural ambil bagian dalam menghias zebra cross. Ini menunjukkan bahwa para mitra pengemudi kami dan para seniman mural Semarang sangat antusias untuk membantu membuat kota mereka menjadi lebih indah dan aman untuk pengguna jalan,” tutup Ridzki.

Saat ini, Grab menyediakan layanan GrabCar, GrabBike, GrabTaxi, GrabFood dan GrabExpress di Semarang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan transportasi dan pengantaran yang aman, nyaman, dan juga terjangkau. Grab juga merupakan platform aplikasi pemesanan kendaraan dan pembayaran mobile dengan jangkauan terluas. Saat ini aplikasi Grab telah diunduh di lebih dari 90 juta perangkat dan didukung lebih dari 2,7 juta mitra pengemudi di seluruh Asia Tenggara di 205 kota di 8 negara, termasuk Indonesia di mana Grab menyediakan layanan di 125 kota di Tanah Air mulai dari Aceh hingga Papua.

Editor : Whraspati Radha

Baca Juga :
Satgas Waspada Investasi: Baru 127 pinjaman "online" legal

 

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.