Wabup Kasta Membuka Lokakarya Buku Penuntun Umat Hindu

Klungkung (Metrobali.com)-

Karena meningkatnya umat non hindu yang melaksanakan Sudhiwadani yakni proses upacara menganut agama hindu yang dilaksanakan oleh PHDI Kabupaten Klungkung. Pihak PHDI yang berkewajiban untuk memberikan bimbingan dan tuntunan, sebagai swadarma PHDI akan memberikan Buku Penuntun bagi Umat Hindu Pemula.

Menurut laporan ketua panitia Lokakarya Wayan Sukandia, kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk memformulasikan struktur, sistematika  dan materi Buku Penuntun bagi Umat Hindu Pemula, dan kami mohonkan kepada seluruh peserta loka karya untuk mengkritisi isi dari buku ini sehingga dihasilkan buku yang baik dan benar. Adapun beberapa manfaat dari buku tersebut yaitu bagi umat hindu pemula, buku penuntun ini dapat digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan ajaran hindu sehari-hari, bagi pengurus PHDI dan pemuka Agama Hindu lainnya buku penuntun ini dapat digunakan sebagai acuan dalam memberikan Dharma Wacana pada saat berlangsungnya upacara Sudhiwadani, dan yang terakhir buku ini diharapkan bisa menambah khasanah ilmu pengetahuan tentang ajaran Agama Hindu yang dipedomani oleh umat hindu. Untuk biaya pelaksanaan Lokakarya ini sebesar 15 juta rupiah yang berasal dari bantuan hibah Pemkab Klungkung melalui APBD tahun anggaran 2015. Untuk penyaji materi adalah sekretaris PHDI Kab. Klungkung I Ketut Ardana, sedangkan pembahas/pembanding ada 3 orang yakni, Ida Pedanda Gede Wayahan Keniten (Wakil Dharma Upapathi Paruman Pandita PHDI Kab.Klungkung), Ida Sire Mpu Dharma Kumala (anggota Paruman Pandita PHDI Kab.Klungkung) dan I Ketut Wiana dari unsur PHDI pusat. Jumlah peserta lokakarya sebanyak 75 orang terdiri atas unsur PHDI Kabupaten dan Kecamatan, unsur tokoh masyarakat dari tiga kecamatan, Dawan, Klungkung, dan Banjrangkan masing-masing 8 orang.

Dalam kegiatan yang dilakaksanakan di Gedung Praja Mandala, Jumat (31/7) , menghadirkan Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, ketua harian PHDI pusat I Ketut Wiana, ketua PHDI Kab.Klungkung I Ketut Suartana, Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Kabag Kesra  Wayan Winata, serta undangan dan peserta Lokakarya.

Baca Juga :
Cegah bunuh diri, kondisi kejiwaan polisi harus rutin diperiksa

Dalam sambutan Bupati Klungkung yang dibacakan oleh Wabup Kasta, pelaksanaan Lokakarya Buku Pedoman Bagi Umat Hindu Pemula yang digagas oleh PHDI Kabupaten Klungkung merupakan salah satu bentuk media dan sekaligus sarana di dalam rangka upaya memvisualkan ajaran dan nilai-nilai sastra agama hindu. Ini juga salah satu upaya terobosan menjawab tantangan umat hindu dimasa mendatang khususnya bagi para Generasi muda Hindu dalam era globalisasi. Wabup Kasta sangat mengapresiasi Lokakarya tersebut. kasta juga meminta kepada panitia dalam pembuatan buku tersebut gunakanlah bahasa yang sederhana yang mudah dipahami dan dimengerti. “Dengan kondisi masyarakat kita yang kurang minat dalam membaca diharapkan buku tersebut bisa dikemas dengan menarik”ujar Kasta . SUS-MB