Setiawan Ditemukan Tewas
Klungkung ( Metrobali.com )-
Seorang buruh proyek Agus Setiawan (23) ditemukan tewas didekat pohon mangga Banjar Telaga, Desa Kutampi, Kecamatan Nusa Pinida, Kabupaten Klungkung, Rabu (7/6/2017) sekira pukul 09.30 Wita. Korban Setiawan adalah warga RT 003 RW 003 Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.
Sebelumnya korban oleh teman sekerja dikatakan seharian tidak kelihatan dibedeng proyek, Selasa (6/6/2017) pukul 18.00 Wita. Hilangnya korban oleh teman sekerja yang ada dibedeng proyek berusaha mencari dengan menyebar. Mayat Setiawan pertama kali ditemukan oleh Mujiono (35). Korban ditemukan tergeletak dan sudah tidak bernyawa didekat pohon mangga. Penemuan korban itu pun dilaporkan ke Polsek Nusa Penida yang langsung turun kelokasi bersama tim medis Puskesmas Nusa Penida I untuk melakukan olah TKP dan memeriksa mayat tersebut. Warga yang mendengar penemuan mayat itu memadati sekitar lokasi
Kapolsek Nusa Penida, Kompol Ketut Suastika membenarkan adanya laporan penemuan mayat seorang pria yang diketahui bernama Agus Setiawan (23) alamat RT 003 RW 003 Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Korban yang bekerja sebagai buruh proyek itu tinggal di bedeng proyek Banjar Telaga, Desa Kutampi, Kecamatan Nusa Pinida, Kabupaten Klungkung dan tidak jauh dari ditemukan korban.
Suastika mengatakan kalau korban menurut saksi Pujiono, seharian hilang tidak kelihatan dibedeng proyek, Selasa (6/6/2017) pukul 18.00 Wita. Saksi dengan memencar ke segala arah bersama teman-temannya mencari korban dan korban berhasil dilihat pertama kali oleh saksi sudah dalam keadaan tergeletak di tanah. Saat itu juga saksi berteriak memanggil teman-temannya dan saat didekati korban sudah tergeletak tidak bergerak di tanah dekat pohon mangga dan dilehernya terdapat seutas tali nilon warna biru.
“Dari hasil pemeriksaan luar diduga korban telah melakukan gantung diri dilihat dari ciri-cirinya lidah menjulur keluar, sperma keluar dari alat kelamin dan kotoran keluar dari anus serta tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” Ujar Sukasta. Motipnya masih lidik, imbuhnya. SUS-MB 
Baca Juga :
Wakapolri : Kantong ISIS Bukan Hanya di Poso