Raker dewan dengan sejumlah guru kepala sekolah dan Dinas Dikporaparbud Jembrana, Rabu 5-11-14

Jembrana (Metrobali.com)-

Puluhan kepala sekolah dan KUPT se-Jembrana, Rabu (5/11) didampingi Kepala Dinas Dikporaparbud Jembrana, Nengah Alit memenuhi undangan Pimpiman DPRD Jembrana saat menggelar rapat kerja.  Pasalnya, Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa bersama Komisi A DPRD Jembrana ingin mengetahui secara langsung kondisi pendidikan di Jembrana.

Kesempatan tersebut dipergunakan oleh sejumlah kepala sekolah untuk menyampaikan kondisi sekolah yang dipimpinnya, seperti kekurangan ruangan kelas, kekurangan guru dan proses belajar mengajar hingga penerimaan siswa yang didominasi sekolah negeri, yang berdampak pada kelanjutan sekolah swasta.

Keluhan sejumlah guru itu dibenarkan oleh Kadis Dikporaparbud Jembrana, Nengah Alit. Bahkan menurutnya hingga kini Jembrana masih kekurangan ratusan guru yang tersebar di semua tingkatan sekolah, diantaranya 677 orang untuk guru SD, 78 orang untuk SMP dan 105 orang untuk guru SMA/SMK.

Mendengar keluhan tersebut, Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa didampingi Ketua Komisi A DPRD Jembrana, Made Sri Sutharmi mengaku akan segera melakukan evaluasi dan mengkoordinasikan serta menganggarkan dalam APBD sehingga kedepan bisa lebih baik.

Pihaknya juga mengaku akan segera turun kelapangan, untuk melihat langsung kondisi sebenarnya. “Kami akan cek kelapangan, apalagi ini menyangkut proses belajar mengajar. Karena kami tidak ingin proses belajar mengajar menjadi terganggu hanya karena gara-gara kekurangan ruang kelas” tandasnya. MT-MB

Baca Juga :
Korban Pedofil Bule Ausie Diimingi Uang Rp200 Ribu