Mangupura (Metrobali.com)-

Semangat krama Banjar Batan Buah, Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani dalam melaksanakan sejumlah pembanganunan di Balai Banjar setempat mendapat apresiasi dan dukungan dari Pelaksana Harian (Plh) Bupati Badung I Ketut Sudikerta. “Kami Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa akan dukungan atas pelaksanaan pembangunaan yang dilaksanakan krama Batan Buah. Upaya krama ini sangat membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan infrastruktur,”.

Hal tersebut diungkapkan Plh. Bupati Sudikerta saat meninjau pembangunan pesimpangan, pelinggih wong samar dan puwaregan di Br. Batan Buah, Rabu (3/10) lalu. Dalam kesempatan tersebut hadir anggota DPRD Badung Alit Yandinata, Camat Abiansemal I Gst. Ngr Gede Jaya Saputra serta Perbekel Abiansemal Dauh Yeh Cani.

Sudikerta juga mengungkapkan, prioritas pembangunan kabupaten badung di tahun 2012 ini memang mengarah pada peningkatan infrastruktur seperti jalan, sekolah, saluran irigasi maupun fasilitas umum lainnya. Tentunya seluruh pembangunan ini guna meningkatkan pelayanan kepadamasyarakat yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatBadung. Pada kesempatan tersebut Plh Bupati Sudikerta menyerahkan dana puniasebesar Rp. 25 juta, secara pribadi Beliau juga membantu PKK Rp. 3 juta, SekaaGong R. 2 juta dan Sekaa Teruna Rp. 2 juta.

Sementara Kelian Dinas Br. Batan Buah Ketut Joni bersama Kelian Adat Made Mudra menyampaikan, pembangunan pelinggih dan puwaregan ini merupakan lanjutan dari pembangunan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Untuk pembangunan ini diperkirakan menghabiskan biaya sekitar Rp. 250 juta. Dimana sumber dana berasal dari penggalian dana yang dilaksanakan krama Batan Buah yang berjumlah 92 KK.

Hadiri Karya Pura Paibon Batu Garas Ungasan

Plh Bupati Badung I Katut Sudikerta juga menghadiri karya pecaruan di Pura Paibon Batu Garas, Desa Ungasan, pada anggara wage wuku Pahang, Selasa (2/10) lalu. Pecaruan ini merupakan rangkaian dari upacara karya memungkah, ngenteg linggih, padudusan alit pretisentana bendesa manik mas, Pura Paibon Batu Garas yang puncaknya pada 3 Oktober 2012.

Baca Juga :
Pembahasan Ranperda Pertanian Tunggu DPRD Bali

Di pura tersebut Sudikerta melakukan persembahyangan, bersama anggota DPRD Badung I Made Duama, DPRD Provinsi Bali I Wayan Disel Astawa, Camat Kuta Selatan, Perbekel Ungasan, Bendesa Adat Ungasan, Lurah Benoa, Perbekel Kutuh, Kelian Dinas Kauh Ungasan. Guna memotivasi swadaya krama Sudikerta menghaturkan dana punia sebesar Rp. 35 juta, selain itu DPRD Badung mepunia Rp. 10 juta.

Menurut Kelian Pura I Wayan Rapeg, upacara pecaruan panca sata ini dipuput Ida Pedanda Dwija Kanaka Griya Gede Mas Ubud. Upacara memungkah lan ngenteg linggih ini digelar seiring telah selesainya perbaikan pura dimana menghabiskan biaya mencapai Rp. 600 juta, sedangkan biaya upakara diperkirakan Rp. 250 juta. Dana pembangunan maupun upakara bersumber dari urunan krama pengempon pura yang berjumlah 82 kk, disamping bantuan dari bupati badung sebesar Rp. 10 juta dan DPRD Provinsi Rp. 50 juta serta bantuan para donatur. IKA-MB