Denpasar (Metrobali.com)-

Penumpang pesawat nahas Lion Air beberapa masih ditampung di Hotel. Setidaknya, 19 orang penumpang masih menginap di Hotel Parta Jasa, Kuta yang tak jauh dari Bandara Ngurah Rai.

Kendati begitu, mereka mengaku belum mendapat kepastian sampai kapan mereka harus berada di hotel. Pun soal barang-barang bawaan mereka di dalam bagasi pesawat nahas itu, mereka pun belum mendapat kejelasan terkait hal itu.

Putu Kurniawan, salah seorang penumpang mengaku, hingga kini belum dihubungi lagi oleh manajemen Lion Air. Padahal, masa sewa hotelnya habis hari ini.

“Sampai sekarang belum ada saya  dihubungi lagi oleh pihak Lion Air. Bagaimana soal bagasi, pakaian dan barang elektronik kami di bagasi,” kata Kurniawan, Senin 15 April 2013.

Pun halnya dengan segala ganti kerugian yang dialaminya, Kurniawan mengaku belum ada kejelasan dari manajemen Lion Air. “Belum ada dihubungi lagi. Sampai sekarang belum ada komunikasi lanjutan. Kita tuntut semua tergantikan,” tegas dia.

Senada dengan Kurniawan, penumpang lainnya, Fauzan Ali Rasyid mengaku tak mengetahui jelas tentang kelanjutan nasibnya. Bahkan, ia menceritakan, koordinasi Lion Air dengan penumpang sendiri. “Ada penumpang yang mengeluarkan biaya sendiri untuk biaya hotel. Saya bilang, loh ini ditanggung oleh Lion Air. Bisa digugat kalau begini caranya,” kata Fauzan.

Sementara itu, Direktur Airport Service Maskapai Lion Air, Capten Daniel Putut yang dihubungi meminta waktu untuk memberi keterangan. “Nanti dulu Mas, saya masih rapat koordinasi. Nanti telepon lagi,” demikian Daniel. BOB-MB

Baca Juga :
PDAM Macet, Warga Kukuh Kerambitan Krisi Air Bersih