Udd4

 Denpasar (Metrobali.com)-

Kebutuhan pelayanan darah yang berkualitas dan berkecukupan semakin dituntut guna mendukung pencapaian sasaran pembangunan kesehatan nasional.  Kebutuhan akan pelayanan transfusi darah semakin meningkat seiring dengan berkembangnya ilmu kedokteran, sehingga usaha kesehatan transfusi darah menjadi sangat diperlukan untuk mendukung hal tersebut.

Menyadari hal tersebut, PMI Provinsi Bali melalui Unit Donor Darah (UDD) PMI Provinsi Bali melakasanakan “Lokakarya sehari Peningkatan Kapasitas Unit Donor Darah PMI se Bali”. Kegiatan yang akan dilasanakan pada 3 Oktober 2014 di Sector – Bali Beach Golf, mengikutsertakan seluruh PMI Kabupaten/Kota serta UDD PMI Kabupaten/Kota se-Bali dalam pelaksanaanya.

Saat ini pelaksanaan pelayanan darah di Bali belum berjalan sesuai dengan harapan. Dari kesediaan akan stok darah, jumlah donasi dari donor sukarela belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, sehingga masih diperlukan donor pengganti dari keluarga pasien. Di beberapa daerah malah lebih didominasi oleh donor pengganti (keluarga).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Pengurus PMI Provinsi Bali Bapak dr. I Gusti Lanang Made Rudiartha, MHA di isi dengan berbagai agenda mulai dari Informasi terkini terkait Pelayanan Darah yang disampaikan secara langsung oleh Wakil Direktur UDD Pusat Ibu dr. Ria Safitri sampai dengan peningkatan kapasitas masing-masing UDD yang dipandu oleh Wakil Sekretaris PMI Provinsi Bali Bapak I Gede Sudiartha, S.Sos., M.Si dengan metode analisa pohon masalah.

Diharapkannya dengan dilaksanakannya kegiatan lokakarya peningkatan kapasita UDD PMI se-Bali serta adanya kesepakatan-kesepakatan dalam meningkatan pelayanan pengolahan darah untuk masyarakat, PMI melalui pelayanan  darah di UDD baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota dapat selalu menyediakan darah yang aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya di Bali. RED-MB 

Baca Juga :
PDIP ingin tampilkan praktik rakyat di desa jalankan Pancasila