Foto : Sekretaris Ida Bagus Putra Yudana membuka Pelatihan SOP dan SOM Koperasi di Badung, Rabu  (25/7) di Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Puspem Badung.

 

 Mangupura (Metrobali.com)-

Pemkab. Badung melaksanakan Pelatihan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Operasional Manajemen (SOM) Koperasi di Badung, Rabu  (25/7) di Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Puspem Badung. Pelatihan dibuka Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan diwakili Sekretaris Ida Bagus Putra Yudana dan diikuti 60 peserta dari Pengurus Koperasi/Manajer Koperasi. Pelatihan tujuan untuk meningkatkan kemampuan koperasi menjadi Badan Usaha yang sehat dan mewujudkan tata kelola koperasi yang baik dan akuntabel.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan dalam sambutannya yang disampaikan Sekretaris I Bagus Putra Yudana menjelaskan, bahwa pengembangan ekonomi kerakyatan merupakan kegiatan yang perlu mendapat perhatian yang serius. Pemerintah Kabupaten Badung mempunyai komitmen yang kuat untuk mengembangkan sumber daya manusia dengan koperasi secara institusional dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan dunia usaha. “Dengan sumber daya manusia yang terampil dan terlatih adalah sumber daya manusia yang mampu melihat peluang disetiap kesempatan walau disaat krisis sekalipun,” imbuhnya.

Dengan Pelatihan SOP dan SOM ini diharapkan peserta akan mampu memahami peraturan, kebijakan serta tata cara kerja koperasi. Dengan perkembangan yang sangat pesat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan semakin meningkat dan beragamnya tuntutan anggota koperasi. Semua itu merupakan dampak dari arus reformasi yang banyak membawa perubahan- perubahan diberbagai bidang kehidupan koperasi seperti pemberian pelayanan yang prima, efektif, efisien, kejujuran dan transparan dalam mengelola keuangan koperasi.

Ketua Panitia Kasi Bina Usaha KSP, USP dan Perijinan Simpan Pinjam I Gusti Ngurah Rasmawan melaporkan, maksud dan tujuan diselenggarakannya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas, kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia koperasi, baik pengurus koperasi/manajer koperasi secara bertahap dan terarah. Sehingga diharapkan nantinya dapat mengelola koperasi dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).  Pelatihan dibagi menjadi dua angkatan, angkatan I dari tanggal 25-27 Juli 2018, dan angkatan II dari tanggal 28, 30 dan 31 Juli 2018. Instruktur/Pengajar dari unsur Perguruan Tinggi UNUD, LDP-KJK, Balicertif dan Dekopinwil Provinsi.

Editor : Whraspati Radha

Baca Juga :
Desa Pakraman Jembrana Digelontor Sepeda Motor