Denpasar (Metrobali.com)-

Kadidat Gubernur Bali 2013-2018 I Made Mangku Pastika mengatakan nomor urut 2 yang diperolehnya bersama pasangannya, Kadidat Wakil Gubernur Ketut Sudikerta mengukuhkan mereka sebagai pasangan Dwi Tunggal. Hal ini disampaikan sesaat setelah melepas rangkaian balon merah dan putih yang melesat jauh meninggalkan balon pesaingnya, Sabtu 30 Maret 2013.

Menurut Mangku Pastika Dwi Tunggal artinya berdua bekerjasama untuk satu Bali yang dicintai. Bila dua jari ditunjukan, juga berarti Victory yang berarti kemenangan, “Sehingga kita pantas untuk melanjutkan Bali Mandara jilid 2,” ujar Mangku Pastika di tengah massa yang mengelu-elukannya.

Seperti juga pada pendaftaran, Mangku Pastika juga diantar para penari Hanoman dan kader sembilan partai Koalisi Bali Mandara serta Forum Relawan Bali Mandara (Forbara). Menurut mantan ketua tim Investigasi Bom Bali ini, Bali Mandara jilid 2 adalah lanjutan dari program Bali Mandara yang sudah berjalan dengan baik, “Pada jilid 2 ini akan ditambahkan kualitasnya dan kuantitas programnya bisa menyeluruh ke semua daerah.” Sedangkan akan ada penambahan program pada berbagai bidang, termasuk revitalisasi pasar tradisional dan pasar seni tradisional.

Sebelumnya dalam pengundian nomor urut di ruang Wiswa Sabha, Renon, Wakil Gubernur Puspayoga yang berpasangan dengan Ketua DPRD Buleleng dalam pengundian nomor itu mendapatkan nomor urut 1. Ketua KPUD Bali Ketut Sukawati Lanang Perbawa mengucapkan terima kasih pada kandidat dan para pendukungnya yang sudah tertib dan tetap dalam koridor aturan yang berlaku dalam pemilihan gubernur tahun 2013-2018 ini. SUT-MB

Baca Juga :
Tanggapi Pernyataan Demer "Jangan Buat Blunder, Tidak Beri Solusi", AMD: Sepakat KBS Gubernur Bali Bangun Kawasan PKB Rp 2,5 T