Nasihat Panglima Kodam Jaya Untuk Mensyukuri Nikmat Yang Diberikan Kepada Kita

single-image

07916 Nasihat Panglima Kodam Jaya Untuk Mensyukuri Nikmat Yang Diberikan Kepada Kita a

Jakarta, (Metrobali.com) –

Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana WK menerima paparan dari Asrendam Jaya tentang hasil Rapat Satgas Lencapaian Opini WTP di Aula Rindam Jaya. (Rabu,7/9/2016).

Sebelumnya Pangdam Jaya menyampaikan kepada seluruh peserta rapat baik Irdam,Danrem 052,Danrindam,para Asisten,Para Kabalak dan Komandan Satuan Jajaran Kodam Jaya. Bahwa dalam melaksanakan tugas kita harus bersungguh-sungguh dan juga kita harus mensyukuri apa yang kita punya,seperti Saya ,”Bersyukur saya bisa tinggal di menteng walaupun hanya rumah sementara ,selama saya menjabat ,”tegas Pangdam Jaya.

Tetapi saya bersyukur selalu mengerti bahwa ini hanya sementara, disampaikan lagi “pertanyaan saya,” memang ada yang di dunia ini yang hidup tidak sementara ?” Saat ini kita insan manusia masih hidup dan diberikan umur ,tapi besok apa lusa siapa yang jamin ? Oleh karena itu  semua manusia itu kodratnya akan mati ,hanya waktu nya saja yang berbeda . Ujar pangdam jaya/jayakarta

untuk itu saya tekankan kepada para kabalak dan dansat agar selalu bersyukur dan berbuat terbaik dimanapun menjabat dan bertugas . Selanjutnya Asrendam kasdam jaya menyampaikan paparan tentang  dalam pencapaian Opini WTP dipaparkan juga oleh Asrendam jaya yang intinya bahwa ketidak singkronan laporan keuangan antara satker,Paku,dan Simak BMN dalam pembuatan laporan neraca Dipa Pusat sehingga mudah temuan berulang dari BPK.

Solusinya adalah perlu adanya berkonsusiliansi antara satker,paku, & petugas yang menangani simak BMN tiap semester (6 bulan )

Minimnya pemahaman dalam tatacara pelaporan aset berupa banguman ,dimana selama ini terjadi duplikasi pelaporan antara satker dan zidam jaya.

Kurangnya pemahaman pejabat simak dalam pembuatan laporan alpal baik yang program maupun nonprogram sehingga terjadi duplikasi pelaporan kekomando atas.

Baca Juga :
Tutup Workshop Peningkatan Kompentensi Pinandita, Sudikerta Berharap Cetak Pinandita yang Mampu Beradaptasi

Solusinya  adalah untuk aset berupa bangunan zidam yang melaporkan sedangkan Alpal yang berhak melaporkan masing-masinh satker. RED-MB

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.