Denpasar (Metrobali.com)-

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menargetkan partisipasi pemilih di Pulau Dewata pada Pemilu Legislatif 2014 dapat mencapai 77 persen.

“Harapan kami bisa mempertahankan partisipasi pemilih 77 persen seperti pada Pemilu Legislatif 2009, target tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan target nasional sebesar 75 persen,” kata Ketua KPU Provinsi Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, di Denpasar, Selasa (3/12).

Menurut dia, untuk meraih target itu, yang tidak kalah penting dilakukan adalah dengan membuat daftar pemilih tetap (DPT) seakurat mungkin. Jika semakin banyak data yang tidak valid, maka otomatis akan memengaruhi masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya.

“Selain itu, kami melakukan sosialisasi dengan menyasar pemilih pemula, khususnya melalui program ‘KPU Goes to Campus’ yang akan dimulai pada 10 Desember mendatang,” ucapnya.

Tidak itu saja, KPU Bali pun tidak jarang menggelar diskusi dan rapat-rapat dengan parpol maupun berbagai kelompok sosial untuk menyosialisasikan pemilu.

“Tokoh-tokoh parpol kami harapkan untuk turut mencermati DPT, jangan sampai ada konstituen yang tercecer. Kalau memang ada yang masih tercecer, sesungguhnya masih bisa menggunakan KTP atau paspor yang dapat menggunakan haknya satu jam sebelum pemungutan suara berakhir,” ujarnya.

Demikian juga bagi pemilih dengan NIK invalid yang tidak bisa diperbaiki, bukan berarti mereka otomatis akan kehilangan hak suaranya pada Pemilu Legislatif, 9 April 2014.

“Memilih merupakan hak dasar konstitusional warga negara yang diatur undang-undang. Mereka masih bisa memilih dan bisa masuk dalam daftar pemilih khusus, yang penting orangnya benar-benar ada dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Raka Sandi.

KPU Bali optimistis target partisipasi pemilih pada Pemilu 2014 itu dapat tercapai dengan melihat perbandingan pada Pilkada Bali 15 Mei 2013 dengan tingkat partisipasi pemilih rata-rata 74 persen.

Baca Juga :
Polri Rangkul TNI Amankan Pemilu 2014

Pada Pilkada Bali, dari keseluruhan jumlah DPT Pilkada yang mencapai 2.925.679, tercatat pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya sebanyak 766.445 orang (26 persen).

Sementara itu, DPT untuk Pemilu 2014 di Provinsi Bali berdasarkan hasil perbaikan yang terakhir sebanyak 2.938.377 pemilih. Dari jumlah tersebut pemilih laki-laki sebanyak 1.456.834 orang dan pemilih perempuan 1.481.543 orang. AN-MB