jk1

Padang (Metrobali.com)-

Kehadiran Calon Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla ketika deklarasi relawan pemenangan pasangan Joko Widodo-Muhammad Jusuf Kalla (Jokowi-JK) di Padang dapat meningkatkan elektabilitas dan popularitas pasangan tersebut.

“Hadirnya Cawapres Jusuf Kalla (JK) telah menjadikan tingkat elektibilitas pasangan Jokowi-JK meningkat tajam di Sumbar,” kata Ketua Relawan Tuah Sakato Sumbar Marzul Veri, Sabtu (7/6).

Ia menjelaskan, dari hasil pemetaan pemilih lewat survei cepat Relawan Tuah Sakato, popularitas Jokowi-JK di Sumbar sudah mencapai 50,49 persen.

“Peningkatan itu bukan pula klaim tapi hasil survei cepat yang dilakukan tim analisis pemetaan Relawan Tuah Sakato,”ujarnya.

Melihat fakta tersebut, lanjut Marzul Very, para relawan di sisa waktu jelang Pilpres tinggal penajaman sosialisasi dan mengawal proses selanjutnya, yakni masa tenang, pencoblosan dan penghitungan suara.

Ia mengatakan, Relawan Tuah Sakato mengoptimalkan momen kampanye ini untuk meningkatkan elektabilitasnya, terutama dengan kampanye positif yang mendidik dan memikat hati pemilih yang masih belum menentukan pilihannya.

“Efektivitas masa kampanye menjadi sangat menentukan untuk menarik simpati dan dukungan pemilih,” katanya.

Ia menjelaskan, tim relawan pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla akan bekerja keras dan membangun kekompakan untuk meraih suara di Sumbar pada Pilpres bakal digelar pada 9 Juli 2014.

“Pihaknya mengerahkan para relawan untuk bergerak ke daerah-daerah agar bisa menyebarkan visi misi dari pasangan calon yang mereka usung,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Tim Kampanye Jokowi-JK Sumbar, Febby Dt Bangso Nan Putiah, menyatakan Tim Sukses pemenangan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) calon presiden dan calon wakil presiden menargetkan perolehan suara 51 persen di Sumbar pada Pilpres bakal digelar 9 Juli 2014.

“Targetkan perolehan suara untuk Capres dan Cawapres nomor urut dua pada Pilpres 9 Juli 2014 sebanyak 51 persen,”katanya.

Ia menjelaskan, tim pemenangan Jokowi-JK Sumbar tidak ingin memasang target muluk-muluk, tapi realistis saja.

“Yang peting Jokowi-JK di Sumbar menang. Perolehan suara delapan puluh persen itu cukup di Jawa saja,” ujarnya.

Pada Pilpres 9 Juli 2014 diikuti oleh dua pasangan calon presiden dan wakil presiden, yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa (nomor urut 1) diusung Partai Gerindra, PAN, Partai Golkar, PKS, PPP, dan PBB.

Pasangan Jokowi-JK (nomor urut 2) yang diusung PDI Perjuangan, Partai NasDem, PKB, Partai Hanura, dan PKPI. AN-MB

Baca Juga :
Bupati Giri Prasta : Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat, Bukan Kepentingan