hidayat-nur-wahidKayong Utara (Metrobali.com) –

 

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengingatkan agar para calon gubernur DKI Jakarta termasuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok agar tak membawa-bawa isu Suku Agama Ras dan Antar-golongan (SARA) dalam berkampanye.

“Kampanye tanpa SARA itu komitmen semuanya, bukan hanya Anies-Sandi saja, tetapi Ahok pun juga harus berkomitmen,” kata Hidayata di Kayong Utara Jumat malam (14/10).

Hidayat menyebut pernyataan Ahok tentang Quran Surat Al-Maidah beberapa waktu lalu adalah isu SARA yang seharusnya tidak dilakukan. “Sekalipun Beliau meminta maaf, tetapi Ahok sendiri yang bilang tidak cukup meminta maaf saat kasus mahasiswa dari UI waktu itu,” katanya.

Hidayat mengatakan kini nasi sudah menjadi bubur, dia berharap aparat melakukan langkah-langkah pencegahan akan terjadinya gejolak.

“Tapi sekarang bola sudah bergulir, demonstrasi tadi pun sudah berlangsung damai, dari kepolisian juga jangan menghadirkan eskalasi ketegangan dan kekerasan ketika diabaikan aspirasi dari masyarakat yang sangat besar ini. Saya harap rekan-rekan kepolisian untuk menindaklanjuti, bahwa itu juga aspirasi masyarakat yang dilakukan dengan damai, dan didukung oleh Menag dan Ketua MUI,” katanya.

Ke depan, Hidayat berharap isu SARA jangan lagi diangkat dalam kampanye politik.

“Sekali lagi kita sepakat, jangan ada kampanye SARA. Semuanya harus berkomitmen itu, jangan hanya satu yang diminta tidak, tetapi di tempat ibadah lain juga kampanye,” kata dia. Sumber : Antara

Baca Juga :
Terkait Pembagian Nasi Basi Saat Tahun Baru : Bupati Candra Kecewa