Kuta (Metrobali.com)-
Bangkai pesawat Lion Air yang jatuh sesaat sebelum mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali akan dievakuasi besok pagi, Senin 15 April 2013 ini. Sedianya bangkai pesawat itu akan dievakuasi Minggu (14/4) malam.
“Tadi tidak jadi. Berdasarkan hasil diskusi dengan Danlanud, evakuasi akan dilakukan besok pagi pukul 09.00 WITA,” kata Krishna, staf Humas SAR Denpasar saat dihubungi, Minggu 14 April 2013.
Menurut Krishna, arus gelombang yang besar menjadi salah satu alas an dilakukannya penundaan evakuasi bangkai pesawat nahas tersebut. “Ya karena gelombangnya terlalu besar. Gelombang di bibir pantai,” imbuh dia.
Evakuasi dilakukan besok pagi menunggu air laut surut. Kendati begitu, Krishna belum mengetahui skema detil rencana evakuasi yang akan dilakukan besok pagi. “Belum tahu apakah akan ditarik dengan kapal atau bagaimana, besok akan dibahas kembali sembari melihat situasi lapangan,” demikian Krishna.
Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI AU Ngurah Rai Letnan Kolonel Pnb.  Atang Sudrajat menuturkan, malam ini merupakan upaya persiapan rencana evakuasi yang akan dilanjutkan besok pagi. “Malam ini sedang persiapan dengan memasang tali dengan memanfaatkan gelombang surut air laut,” kata Atang dalam pesan singkatnya.
Ia berharap begitu air laut pasang, bangkai pesawat itu pelan-pelan dapat ditarik. “Begitu air pasang naik, diharapkan sudah bias ditarik. Besok kita sambung lagi upaya evakuasinya,” demikian Atang. BOB-MB
Baca Juga :
Kapolri Wajibkan Buku Pedoman Manajemen Kontijensi Klaster Covid-19 Ada Disaku Petugas