Jembrana (Metrobali.com)-

Satlantas Polres Jembrana, Selasa (31/5/2022) melakukan evakuasi truk tronton yang jatuh ke dasar sungai Bilukpoh, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo.

Evakuasi truk bermuatan semen mengharuskan Satlantas Polres Jembrana melaksanakan rekayasa lalu lintas. Terlebih Jembatan Bilukpoh merupakan jalur lalu lintas padat dan akses jalan utama Denpasar – Gilimanuk.

Beberapa anggota diterjunkan ke lokasi untuk pengamanan termasuk Unit Patroli Satlantas Polres Jembrana dan dari Polsek Mendoyo guna menciptakan Kamseltibcar.

‘Evakuasi truk kita mulai dari pukul 07.00. Dan truk sudah berhasil terangkat pukul 11.00″ ujar Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Aan Saputra seizin Kapolres Jembrana, Selasa (31/5/2022).

Saat kegiatan pihaknya melaksanakan rekayasa lalu lintas dengan buka tutup arus lalu lintas dan pengamanan kegiatan evakuasi.

Rekayasa lalu lintas disebutnya guna menciptakan kamseltibcar dan kelancaran dalam evakuasi. Karena lokasi lakalantas merupakan jalan utama Denpasar – Gilimanuk dengan arus lalulintas padat.

Evakuasi truk tronton menggunakan alat berat crane yang didatangkan dari Denpasar.

Diberitakan sebelumnya kendaraan truk tronton DK-8112-WS bermuatan semen terjun bebas ke dasar sungai Bilukpoh setelah menabrak pagar pembatas jembatan.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di KM 85-86 Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Senin (30/5/2022).

Lakalantas di jalur utama Denpasar – Gilimanuk ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sopir truk, Muktar Ahmad Dahlan (44) dan kernet Bahtian Primantara (19) dari Desa Sumberklampom, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, dalam kondisi selamat. (Komang Tole)

Baca Juga :
Terkait Dewan Positif Sabu, BNN VS DPRD Bali "Saling Lempar"