Komite I Bidang Hukum DPD RI Utusan Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengadakan kunjungan kerja ke Kantor BNN Bali dan menemui langsung Brigjen Pol Gde Sugianyar (Kepala BNN Bali) di Kantor BNN.

Denpasar (Metrobali.com)-

 

Komite I Bidang Hukum DPD RI Utusan Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III mengadakan kunjungan kerja ke Kantor BNN Bali dan menemui langsung Brigjen Pol Gde Sugianyar (Kepala BNN Bali) di Kantor BNN yang dimana sejumlah aspirasi dari BNN disampaikan kepada AWK, salah satunya harapan agar moratorium keputusan menteri terkait penghentian pembentukan BNN kabupaten/kota dihentikan, dan untuk Bali ada 3 Kabupaten yang belum memiliki Kantor BNN yakni Jembrana, Bangli, Tabanan.

“Ada tiga hal yang menjadi atensi DPD RI untuk eksistensi BNN yakni peningkatan anggaran BNN Bali yang sekarang masih relatif kecil yakni Rp 18 Milyar pertahun untuk BNN se-Bali yang sebagian besar untuk operasional. Ini perlu ditingkatkan dipusat, termasuk anggaran BNN Pusat yang dari data awal kurang dari Rp 2 Trilyun. Ini sangat kecil. Lainnya, agar di Bali segera Jembrana, Bangli, Tabanan membentuk kantor BNN dan kedepan cita-cita saya gedung BNN Bali dikawasan Kereneng ini bisa dipindah kelokasi yang lebih besar. Ini sudah tidak layak dan sempit. Kita berjuang ya,“ ungkap AWK yang juga Wakil Ketua Pimpinan Kelompok DPD di MPR RI.

Sejumlah hal yang jadi agenda pembahasan yakni 1) Fasilitasi sel di Kantor BNN agar disempurnakan untuk kenyamanan tahanan 2) DPD mendukung didirikannya pusat rehabilitasi swasta berskala internasional untuk mendukunhg Bali sebagai “Medical Tourism” 3) Fokus pencegahan kawasan Kintamani dan Nusa Penida sebagai destinasi baru peredaran narkoba 4) Mensosialisasikan Kantor BNN untuk tempat mencari surat bebas narkorba dan juga konsultasi narkoba dengan kerahasiaan terjamin.

Baca Juga :
Apple berhenti dukung iPod Nano generasi 6

 

Pewarta : Hidayat

Editor : Hidayat