Tabanan, (Metrobali.com)

 Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, tiada henti-hentinya memberikan dukungan atas kebersamaan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan. Seperti halnya kali ini, upacara Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Utama dan Padudusan Alit yang diselenggarakaan krama Banjar Puseh, Desa Kediri, Tabanan tak luput dari perhatian orang nomor satu di Tabanan itu.

Dengan didampingi oleh Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga dan anggota DPRD I Made Suarta, Sekda dan OPD terkait, Camat dan unsur Forkopimcam Kediri, Bupati Sanjaya menghadiri secara langsung upacara Dewa Yadnya Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih Wraspati Kalpa Utama dan Padudusan Alit yang dipusatkan di Pura Ibu dan Panti Jaga Satru Banjar Puseh, Desa Kediri, Tabanan, Minggu, (18/9) siang.

Dukungan dan apresiasi yang setinggi-tingginya diberikan Bupati Sanjaya atas terselenggaranya Yadnya yang dilangsungkan oleh krama Pura Ibu dan Panti Jaga Satru. Sanjaya meyakini tujuannya tiada lain adalah untuk tetap eling kepada Ida Sang Hyang Widhi, eling kepada Bhatara Kawitan dan untuk semakin  memupuk rasa persaudaraan. Dimana secara bersama-sama krama melaksanakan urunan, melaksanakan penggalian dana serta mengajukan proposal untuk kelancaran Yadnya.

Tak pelak juga, semangat persatuan, kebersamaan dan rasa gotong-royong yang tinggi dari krama masyrakat tersebut mendapat pujian dari Bupati Sanjaya. “Ini merupakan konsep membangun yang sangat luar biasa. Kalau tidak diawali dengan keberanian, kita tidak akan pernah mewujudkan sesuatu. Karena sesuatu itu harus berani diwujudkan, contohnya seperti ini, yakni mewujudkan pembangunan dengan konsep kebersamaan dan gotong-royong,” ujar Sanjaya.

Disamping itu, hal ini dikatakan Sanjaya juga sangat sesuai dengan visi Pemkab, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM). “Artinya, semeton titiang di Pura Ibu dan Panti Jaga Satru ini sudah juga mewujudkan visi misi Tabanan Era Baru ini,” tegas Sanjaya sembari memberikan aplaus berupa tepuk tangan kepada krama yang hadir saat itu.

Baca Juga :
Kirab Api Porprov Menggambarkan Semangat Atlet Jembrana

Untuk itu, Bupati Sanjaya juga sangat berharap agar Yadnya ini berjalan dengan lancar dan apa yang diinginkan bersama bisa terwujud serta rasa persatuan dan kebersamaan tetap dijaga dan ditingkatkan. “Mohon doa restu, semoga masyarakat dan pemerintah tetap saling Asah, Asih, Asuh, saling terikat menjaga kebersamaan dan gotong royong ini serta tetap juga saya minta kepada semeton agar tetap kompak bersatu,” pinta Sanjaya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Karya I Made Mertayasa mengatakan, bahwa pengamong dari Pura Ibu dan Panti Jaga Satru ini sebanyak 80 KK. Dimana, sumber dana pembangunan Yadnya ini berasal dari urunan warga pengamong, Punia dari masyarkat, serta penggalian dana. “Juga tiang matur suksma kepada Bupati dan jajaran karena sudah hadir memberikan doa restu. Tiang selaku manggala karya, semoga karya yang ada di Pura Ibu dan Panti Jaga Satru ini berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Sumber : Humas Tabanan

Editor : Sutiawan