Bupati Giri Prasta Ikuti Pengukuhan Gelar Profesor Kehormatan Bagi Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri

Metro Bali
single-image

Bupati Giri Prasta bersama Wabup Suiasa dan Ketua DPRD Badung Putu Parwata saat mengikuti pengukuhan gelar Profesor Kehormatan Unhan RI kepada Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri, secara daring dari RJ Bupati, Puspem Badung, Jumat (11/6).

Mangupura, (Metrobali.com)

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Wakil Bupati Ketut Suiasa dan Ketua DPRD Putu Parwata mengikuti acara pengukuhan gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Universitas Pertahanan RI kepada Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri, secara daring dari RJ Bupati, Puspem Badung, Jumat (11/6). Acara pengukuhan ini juga dihadiri oleh Ketua MPR RI, Ketua DPR RI serta sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju dan undangan lainnya.

Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri dalam orasinya menyampaikan rasa terima kasih kepada Universitas Pertahanan RI yang telah mengukuhkannya sebagai guru besar tidak tetap Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan RI. “Saya mengucapkan terimakasih kepada Universitas Pertahanan (UNHAN) atas gelar yang diberikan, dimana Unhan merupakan perguruan tinggi yang konsen melestarikan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Menurut Megawati pengukuhan ini dilaksanakan setelah Sidang Senat Akademik Unhan RI telah menerima hasil penilaian Dewan Guru Besar Unhan RI atas seluruh karya ilmiahnya sebagai syarat pengukuhan menjadi Profesor Kehormatan Ilmu Pertahanan bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan. “Hal ini juga tidak lepas dari Catatan Unhan sebagai presiden pertama perempuan di Indonesia, yang pertama kalinya menyelenggarakan pemilihan umum legislatif dan presidensial secara langsung,” ungkapnya.

Sementara itu Rektor Unhan RI Laksamana Madya TNI Prof. Amarulla Octavian mengatakan, Sidang Senat Terbuka Universitas Pertahanan RI ini dilakukan dalam rangka pengukuhan gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan RI kepada mantan Presiden Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga :
Update Penanggulangan Covid-19, Sabtu, 15 Mei 2021

“Pemberian gelar itu juga tidak terlepas dari kepemimpinan Ibu Megawati dalam menghadapi krisis multidimensi di era pemerintahannya,” katanya.

Untuk diketahui bersama selama menjabat sebagai presiden, Megawati Soekarnoputri menuntaskan konflik sosial diantaranya penyelesaian konflik Ambon, penyelesaian konflik Poso, pemulihan pariwisata pasca Bom Bali dan penanganan permasalahan TKI di Malaysia.

Sedangkan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyampaikan selamat atas pengukuhan ibu Megawati Soekarnoputri sebagai guru besar tidak tetap oleh Universitas Pertahanan RI. Menurut Giri Prasta hal ini tidak lepas dari karakter kepemimpinan Megawati yang sangat kuat, bukan hanya sebagai anak biologis tapi juga anak ideologis bung Karno. Sekaligus sebagai presiden perempuan Indonesia yang melahirkan banyak sejarah untuk bangsa Indonesia. “Selamat atas pengukuhan presiden RI yang ke 5 Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri sebagai Guru Besar Tidak Tetap/Profesor Kehormatan Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategik Universitas Pertahanan RI, semoga semangat kepemimpinan beliau yang kritis dan strategis selalu mampu kita teladani dalam menjaga kedaulatan Negara Republik Indonesia,” terangnya. (RED-MB)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.