Belasan Pemuda Bersihkan Sungai Gelar
Belasan Pemuda Bersihkan Sungai “Gelar”

 
Jembrana (Metrobali.com)-

Kondisi sungai Gelar di Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Bali, belakangan memprihatinkan.

Selain kotor karena dedaunan pohon, juga dikotori sampah plastik bekas makanan dan minuman serta barang bekas lainnya seperti pembalut wanita dan alat kontrasepsi, kondom. Kondisi tersebut mengundang keprihatinan sejumlah pihak. Salah satunya dari Gerakan Pemuda Jembrana (GPJ).

Belasan pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Jembrana (GPJ), Minggu (10/4) melakukan kegiatan bersih-bersih di sungai Gelar dalam mengisi waktu liburan.

Koordinator GPJ, Gusti Ngurah Jelantik meyakini sampah plastik sisa makanan dan minuman itu dibuang pengunjung dari luar desa setempat. Pasalnya warga setempat  sangat takut akan sanksi adat yang akan diterima.

“Sanksi adatnya sangat jelas. Saya yakin sampah plastiknya dibuang pebgunjung lain, bukan warga disini” ujar Jelantik, Minggu (4/10).

Pihaknya sengaja mengambil sampah plastik, karena kalau dibiarkan akan semakin mengendap dan metabolisme di sungai menjadi rusak.

Menurutnya, empat karung goni dan satu bendel tas plastik (kresek) besar yang disiapkan sebelumnya,  semua penuh dengan sampah plastik, seperti sisa makanan dan minuman dan bekas alat mandi. Termasuk bekas pembalut wanita dan alat kontrasepsi, kondom.

Kawasan sungai Gelar ini sering dipadati pengunjung, terutama saat hari Minggu dan hari libur lainnya. Kawasan yang mengandalkan suasana keasrian alam belakangan kotor oleh prilaku pengunjung yang membuang sampah sembarangan. Padahal sejumlah papan peringatan dan tempat sampah sejatinya sudah disediakan di lokasi. MT-MB

Baca Juga :
Menko Maritim : Kembangkan Riset Bangun Kawasan Pesisir