Foto: Anggota Badan Sosialisasi Fraksi Partai Golkar MPR RI, AA Bagus Adhi Mahendra Putra, MH. M.Kn  yang akrab dipanggil Amatra pada saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Banjar Jatiluhu Desa Ban Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem pada Jumat, (16/9/2022).

Karangasem (Metrobali.com)-

Anggota Badan Sosialisasi Fraksi Partai Golkar MPR RI, AA Bagus Adhi Mahendra Putra, MH. M.Kn., (Amatra) menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dalam masa pemulihan ekonomi.

“Dalam sila ketiga persatuan dan kesatuan merupakan prinsip Pancasila yang meletakkan dasar kebangsaan sebagai simbol persatuan Indonesia. Satu konsepsi kebangsaan yang mengekspresikan persatuan dalam berbagai keberagaman, dan keberagaman dalam bingkai persatuan yang dalam slogan negara dinyatakan dalam ungkapan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Amatra di hadapan warga dan para tokoh masyarakat yang hadir dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Banjar Jatiluhu Desa Ban, Kecamatan Kub,  Kabupaten Karangasem pada Jumat, (16/9/2022).

Anggota Komisi II DPR RI Dapil Bali ini menyampaikan menyatukan persatuan dalam sebuah bangsa yang memiliki pluralitas beragam seperti di indonesia bukanlah perkara mudah.

“Sejak awal didirikannya republik ini para pendiri bangsa menyadari sepenuhnya bahwa proses nation building merupakan agenda penting yang harus di bina dan ditumbuh kembangkan,” ujar politisi Golkar asal Kerobokan, Badung ini.

Selain itu, Amatra yang juga akrab disapa Gus Adhi ini menerangkan hidup di era globalisasi yang penuh dengan keterbukaan dalam berbagai aspek baik ekonomi, sosial, politik dan lain sebagainya, membuka peluang sekaligus menjadi ancaman bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Kelahiran teknologi digitalisasi membuat kehidupan masyarakat kita menjadi semakin individualistik sehingga rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan gotong royong menjadi barang langka,” ujar Anggota DPR RI dua periode ini.

Baca Juga :
Sundulan Ibra Bantu Swedia Kalahkan Moldova

“Karena walau bagaimanapun juga kita selaku manusia merupakan mahluk sosial dan saling membutuhkan antara satu dengan yang lainnya,” imbuh Amatra yang dikenal sebagai sosok wakil rakyat berhati mulia, gemar berbagi dan dikenal dengan spirit perjuangan “Amanah, Merakyat, Peduli” (AMP) dan “Kita Tidak Sedarah Tapi Kita Searah” ini.

“Apalagi selama dua tahun di hadapkan dengan pandemi Covid-19 yang menyebabkan krisis multidimensi dan imunitas kebangsaan kitapun mengalami penurunan maka sudah saatnya kita kita hari ini memupuk kembali rasa persatuan dan kesatuan sebagai modal untuk sama sama melakukan pemulihan ekonomi,” pungkasnya. (dan)