Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Perangi Narkoba, Anggota Kodim 1617 Jalani Tes Urine

Metro Bali
single-image

Satu persatu dari ratusan anggota Kodim 1617/Jembrana menjalani tes urine, Rabu (9/10)

Jembrana (Metrobali.com)-

Satu persatu dari ratusan anggota Kodim 1617/Jembrana menjalani tes urine, Rabu (9/10). Kegiatan yang juga diikuti Dandim 1617/Jembrana, Letkol Kav Djefri Marsono Hanok dilakukan di halaman Makodim 1617/Jembrana.

Sebelumnya juga dilaksanakan kegiatan sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Aula Garase Makodim 1617/Jembrana.

Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok mengatakan sosialisasi P4GN merupakan kegiatan rutin yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang dilingkungan TNI khususnya anggota Kodim 1617/Jembrana.

“Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai wujud untuk menindaklanjuti instruksi pimpinan yang menyatakan perang dan berkomitmen memberantas narkoba” ungkap Dandim.

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan ini akan digelar secara rutin karena sudah menjadi komitmen sekaligus peran aktif satuan dalam pemberantasan Narkoba di lingkungan TNI.

“Dengan diadakan penyuluhan dan pemeriksaan urine secara rutin seluruh prajurit khususnya anggota Kodim 1617/Jembrana terbebas dari narkoba dan tidak terlibat dalam peredarannya” ujarnya.

Dari kegiatan tersebut tidak satupun ada anggota Kodim 1617/Jembrana yang terindikasi melakukan penyalahgunaan narkoba. “Hasilnya negatif. Ini bagus dan harus terus dipertahankan. Sehingga prajurit, PNS dan keluarga besar TNI tetap terbebas dari Narkoba” harapnya.

PJS. Pasiinteldim Kapten Inf Nyoman Gde Andika mengatakan sekali terjerumus didalamnya, maka akan sangat susah untuk lepas. Untuk itu tanamkan dalam jiwa masing, Say No To Drug.

Tes urine dilakukan dengan acak. Ada seratus lebih yang mengikuti tes urine” ujar Andika. (Komang Tole)

Bagikan :
Baca Juga :
Sektor Konstruksi Indonesia Masih Kekurangan Tenaga Ahli

Leave a Comment

Your email address will not be published.