Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Pelajar Diduga Cabuli Balita di Gerogak, Buleleng

Metro Bali
single-image

Ilustrasi- Pelajar Diduga Cabuli Balita

Buleleng, (Metrobali.com)-

Sungguh miris perbuatan yang dilakukan oknum pelajar berinisial DJ alias Jul (17) beralamat di Banjar Dinas Asri Desa Patas Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali. Bagaimana tidak, pasalnya ia diduga melakukan perbuatan bejat dengan mencabuli anak Balita berusia 5 tahun sebut saja namanya Melati.

Perbuatan tidak terpuji yang dilakukan oknum pelajar ini, dilaporkan langsung oleh orang tua korban ke Unit Pengaduan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Buleleng pada Selasa (12/11) siang dengan tuduhan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.

Menyikapi laporan ini, penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng meminta visum et repertum terhadap korban, lanjut meminta keterangan para saksi guna melengkapi unsur pembuktian serta mengamankan terlapor sebagai terduga pelaku.

Informasi yang dihimpun, pelecehan seksual yang diduga dilakukan terlapor ini terjadi pada Rabu 30 Oktober 2019 lalu di rumah terlapor.
Kronologisnya, berawal dari terlapor menjemput adiknya di rumah korban. Kemudian meminta korban mandi bareng dengan adiknya di kamar mandi yang ada di rumahnya.
Satelah korban membuka baju, terlapor masuk dan meminta adiknya keluar dari kamar mandi. Setelah mengunci pintu, terlapor kemudian mendudukkan korban pada bak mandi. Tanpa menghiraukan tangisan korban, terlapor mencoba melampiaskan nafsu sexnya terhadap tetangganya yang masih balita tersebut.

Kasubag Humas Polres Buleleng, IPTU Gede Sumarjaya,SH seijin Kapolres Buleleng membenarkan adanya laporan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak Balita. ”Memang benar ada laporan pelecehan anak. Dan masalah ini sedang ditangani Unit PPA,” ujarnya. ”Oleh karena korbannya Balita dan pelakunya masih dibawah umur, maka belum bisa memberikan keterangan secara rinci karena masih dalam lidik.” pungkas Sumarjaya di Mapolres Buleleng, Selasa (12/11). GS

Bagikan :
Baca Juga :
MPR : Tunjangan Mobil Dinas Harus Memperhatikan Maysarakat

Leave a Comment

Your email address will not be published.