Kendarai Motor Bersama Forkopimda, Walikota Jaya Negara Tinjau Posko Penyekatan Mudik

single-image

 

Ket foto : Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Forkopimda Kota Denpasar saat meninjau Posko Penyekatan Mudik dan Pengamanan OPS Ketupat Agung Tahun 2021 Umanyar, Denpasar pada Sabtu (8/5).

Denpasar, (Metrobali.com)-

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara melaksanakan peninjauan Posko Penyekatan Mudik dan Pengamanan OPS Ketupat Agung Tahun 2021 pada Sabtu (8/5). Pelaksanaan peninjauan dimulai dari Mapolresta Denpasar dengan mengendarai sepeda motor bersama Forkopimda Kota Denpasar.

 

Hadir dalam kesempatan tersebut Dandim 1611 Badung, Kolonel Infantri Made Alit Yudana, Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, Kajari Denpasar, Yuliana Sagala. Selain itu tampak hadir pula Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa.

 

Pelaksanaan peninjauan menyasar Posko Penyekatan Mudik dan Pengamanan OPS Ketupat Agung Tahun 2021 Umanyar Kota Denpasar. Walikota Jaya Negara bersama Forkompimda Kota Denpasar turut memastikan segala persiapan. Hal ini meliputi kesiapsiagaan petugas, sarana dan prasarana serta pelayanan Rapid Test Antigen.

 

Disela pelaksanaan peninajaun, Walikota Jaya Negara yang didampingi Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai mengatakan, peninjauan ini sebagai upaya untuk memastikan kelancaran Penyekatan Mudik dan Pengamanan OPS Ketupat Agung Tahun 2021. Hal ini meliputi kesiapan posko, petugas, sarana dan prasarana.

 

“Giat hari ini intinya kita ingin memonitor berapa jumlah arus mudiknya, karena ini kan sudah dilarang sesuai arahan pemerintah pusat, kita tetap semaksimal mungkin bisa mengontrol situasi, serta menciptakan langkah antisipasi, termasuk petugas yang tadi kita sudah pantau bersama kesiapanya,” jelasnya

 

Jaya Negara mengatakan bahwa terjadi penurunan mobilitas penduduk dalam rangka menyambut lebaran tahun ini. Hal ini tak lepas dari adanya larangan mudik serta pandemi Covid-19 yang masih mewabah.

Baca Juga :
Suwirta Buka Pekan Olahraga Kecamatan Dawan

 

“Mobilitas penduduk pun tampak menurun kira-kira 50 persen. Mudah-mudahan dengan adanya larangan dari pemerintah pusat dapat mendukung percepatan pencegahan penularan Covid-19,” ujarnya

 

“Jadi kami himbau kepada seluruh masyarakat untuk menunda pelaksanaan mudik demi keamanan, kenyamanan serta kesehatan kita bersama,” imbuhnya

 

Sementara, Kadishub Kota Denpasar, I Ketut Sriawan mengatakan bahwa Penyekatan Mudik dan Pengamanan OPS Ketupat Agung Tahun 2021 berlangsung dari tanggal 6 Mei hingga 17 Mei. Dimana, khusus di Kota Denpasar terdapat 3 posko penyekatan yang dijaga Tim Gabungan. Mulai dari Posko Umanyar, Posko Terminal Ubung dan Posko Pelabuhan Sanur.

 

“Secara rutin baik pagi, siang, sore dan malam hari kami melaksanakan penyekatan pelaksanaan mudik, serta bagi yang kedapatan akan mudik akan diminta untuk putar balik dengan sebelumnya dilaksanakan Rapid Test Antigen,” ujarnya

 

“Tentu kami berharap dengan adanya pelarangan serta penyekatan mudik ini dapat mendukung upaya berkelanjutan dalam pencegahan penularan Covid-19,” pungkasnya. (Ags/HumasDps).

 

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.

xnxxhd xxx18 hdxxxx xnxx hd