Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Kasatgas Covid-19 Propinsi Bali Meminta Warga yang Baru Datang dari Luar Negeri Mengisolasi Diri 

Metro Bali
single-image

Ketua Satgas Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra.

Denpasar, (Metrobali.com)-

Pemerintah Provinsi Bali, melalui Satgas Penanggulangan Covid-19, menyampaikan perkembangan Penanggulangan Virus Disease Corona (Covid-19) di Provinsi Bali, Sabtu (4/4).

Kasatgas penanggulangan virus Covid-19 Dewa Made Indrs menghimbau kepada warga masyarakat yang baru pulang dari luar negeri dan dari luar daerah untuk melaksanakan karantina mandiri/isolasi diri sendiri di rumah masing-masing minimai 14 hari dengan menerapkan protokol isolasi diri sendiri, penuh dengan disiplin dan tanggung jawab untuk keselamatan keluarga dan masyarakat dilingkungan.

Satgas menghimbau kepada seluruh masyarakat Bali, untuk tetap waspada bahkan meningkatkan kewaspadaanya karena penyebaran covid-19 menunjukan tren peningkatan di tingkat nasional. Covid-19 bukan sesuatu yang dapat dianggap remeh, tetapi harus dengan kewaspadaan yang tinggi.

Ketua Satgas Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra pada kesempatan ini memberikan tanggapan terkait WNA yang meninggal di Kubu Anyar, Badung bahwa WNA tersebut belum dilakukan uji swab sehingga beliau belum bisa mengatakan itu positif atau bukan, sekalipun keseharian WNA yang bersangkutan dikenal sangat akrab dilingkungan tempat tinggalnya, namun masyarakat diminta untuk tetap menjaga rasionalitas ditengah kekhawatiran.

Terkait pembatasan warga yang masuk melalui pelabuhan Gilimanuk dan Bandara Ngurah Rai, Dewa Made Indra mengatakan bahwa strategi satgas adalah membangun benteng pertahanan yang kuat karena covid ini datang dari luar.

Contohnya, Bandara Ngurah Rai pada kedatangan domestik, yang sebelumnya tidak dilakukan pemeriksaan maka sekarang sudah dilakukan respon pemeriksaan suhu tubuh, rapid test kepada penumpang yang riwayatnya datang dari luar negeri. Selain itu pihaknya bekerja sama dengan otoritas Bandara sudah memasang banner jalur khusus bagi penumpang yang datang dari zona merah, pekerja migran Indonesia dan WNA.

Baca Juga :
Komisi Hukum DPR Setujui Komjen Idham Aziz Jadi Kapolri

Hingga saat ini kedatangan di Pelabuhan Benoa sudah tidak ada. Namun meskipun begitu, kedatangan warga yang masuk melalui pelabuhan Gilimanuk dan pelabuhan Padangbai akan dilakukan pemeriksaan secara berlapis.

Dengan menggunakan anggaran APBD Pemerintah Provinsi Bali sudah menyalurkan bantuan melalui Dinas Sosial yang di prioritaskan untuk kelompok masyarakat miskin yang sudah diberikan skema melalui program keluarga harapan (PKH) dengan nilai yang ditambah dan jangka waktu diperpanjang, sekaligus pemberian bantuan pangan non tunai, dan pemberian bantuan sembako kepada pijat tunanetra karena saat ini mereka kehilangan pekerjaannya. Bantuan ini disalurkan setiap dua (2) Minggu sekali.

Untuk mengurangi jumlah pasien positif Ketua Satgas Covid-19 Provinsi Bali terus menghimbau agar masyarakat untuk terus mengikuti ajakan dan himbauan pemerintah untuk menjaga jarak satu dengan lainnya, untuk mengurangi interaksi fisik dan mengurangi aktivitas-aktivitas di luar rumah, dan seluruh masyarakat juga diminta untuk tetap tenang, meyakini bahwa Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota), segenap unsur TNI, Polri dan instansi-instansi lainnya sedang bekerjasama, sedang bergatong royong melakukan upaya upaya pencegahan penyebaran virus COVID 19.

Editor : Hana Sutiawati

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.