Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Bentara Budaya Gelar Lokakarya dan Pertunjukkan Ruscitadewi

Metro Bali
single-image

Denpasar (Metrobali.com)-

Bentara Budaya Bali, lembaga kebudayaan nirlaba Kompas-Gramedia, menggelar lokakarya seni peran dan pertunjukan bersama Anak Agung Sagung Mas Ruscitadewi pada Sabtu, 15 Juni 2013.

“Kegiatan itu membahas tentang seluk beluk drama serta unsur-unsur pendukungnya,” kata Putu Aryasthawa, staf Bentara Budaya Bali (BBB) di Ketewel, Kabupaten Gianyar, Jumat (14/6).

Ia mengatakan, kegiatan yang melibatkan seniman, budayawan, pengamat seni dan masyarakat umum itu juga diwarnai dengan pementasan drama pendek karya Mas Ruscitadewi.

Karya berjudul “`Biarkan Aku Bernyanyi” dibawakan oleh Teater Tiga, SMA Negeri 3 Denpasar.

Aryasthawa menambahkan, pagelaran tersebut menjadi acuan pelatihan di mana Mas Ruscitadewi yang pernah menjadi Co-produser dalam film “Under The Tree” karya Garin Nugroho akan mengajak peserta mengolah pikiran, melatih kepekaan rasa, olah pernapasan dan dasar-dasar akting.

Selain itu gestur tubuh yang sangat menentukan keutuhan sebuah pementasan, sehingga peserta dapat berlatih sekaligus berdiskusi dengan Mas Ruscitadewi yang telah lama berkiprah di ranah seni pertunjukan.

Dia juga memiliki pengalaman pentas di tingkat lokal Bali, nasional hingga internasional. Kegiatan tersebut gratis dan terbuka bagi penggiat dan pencinta seni serta masyarakat umum.

AA Sagung Mas Ruscitadewi (48) kelahiran Denpasar, 26 Mei 1965 adalah sastrawan dan penggiat teater. Karyanya antara lain “Laki-Laki Serumah” pernah menjuarai Lomba Cipta Naskah Drama se-Bali (1985).

Selain itu ikut ambil bagian dalam berbagai pementasan drama di Taman Budaya dan tempat lain di Bali, termasuk bermain dalam teater “Campur-Campur” dan “The Time is Hunter” dalam Festival Darwin tahun 2001 dan 2006.

Ia juga memproduksi sejumlah film dokumenter. Buku kumpulan puisinya (Indonesia, Inggris, Jepang) dinobatkan menjadi salah satu pemenang lomba puisi Atlanta Review, memperoleh penghargaan Widya Pataka dari Gubernur Bali.

Baca Juga :
Pilkada Buleleng 15 Februari 2017, Tahapan Pilkada Buleleng Dimulai Juni 2016

Selain itu pernah memperoleh hadiah Sastra Rancage karena dedikasinya mengasuh rubrik “Bali Orti”, sebuah halaman koran sisipan berbahasa Bali di Bali Post Minggu. INT-MB

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.