Jembrana (Metrobali.com)

 

Guna meningkatkan kapasitas dan kinerja TPID dalam melaksanakan pemantauan dan upaya pengendalian inflasi, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah KabupatenJjembrana melaksanakan studi tiru ke Pemerintah Kabupaten Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (20/5).

Dipimpin oleh Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, didampingi oleh asisten II Bupati Jembrana, Gusti Ngurah Sumber Wijaya TPID Kabupaten Jembrana diterima oleh Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit di ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri.

Dalam pemaparannya, Wabup Gede Ngurah Patriana Krisna yang akrab disapa Ipat menyebutkan upaya yang telah dilakukan oleh TPID Kabupaten Jembrana dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan inflasi daerah. Namun dari hasil evaluasi dirasa TPID Kabupaten Jembrana masih lemah dalam komponen aspek proses. Artinya masih kurangnya frekuensi rapat koordinasi dan belum adanya kegiatan capacity building untuk anggota TPID. “Karena itu, kita bermaksud meningkatkan kapasitas dan kinerja TPID dengan belajar ke Kota Kediri” ujarnya.

Wakil Bupati, ipat menyampaikan dipilihnya Kota Kediri sebagai objek pembelajaran tidak lepas dari prestasi kota kediri sebagai TPID berprestasi 3 tahun berturut turut sejak 2016 hingga 2018. “Tiga tahun berturut pernah menjadi TPID berprestasi, saya harap ilmunya bisa ditransfer untuk masyarakat Jembrana.” Ucap ipat.

Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengaku bahwa pemerintah kota kediri tidak pernah berusaha menghilangkan inflasi. “Inflasi tidak kita hilangkan tapi kita jaga dengan meningkatkan daya beli masyarakat” akunya.

Abu Bakar juga mengaku pihaknya selalu berusaha menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang di Kota Kediri. “Kita tidak memaksakan diri menjadi kota pariwisata, tapi kita jaga masyarakat untuk berjual beli di kediri, harga dan ketersediaan barang kita jaga betul” ujarnya.

Baca Juga :
Hadapi Perdagangan Bebas, Pastika Minta Sektor Pertanian Tak Sekedar Penghasil Pangan

Terakhir, abu bakar berpesan agar menjaga kekompakan OPD dalam mengendalikan inflasi daerah. “OPD harus saling bersinergi dan bekerja sama” pesan Abu Bakar. (RED-MB)