Mangupura (Metrobali.com)-

Dari hasil validasi data kerjasama Badan KBKS dengan BPS terungkap bahwa telah terjadi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat miskin di Kab. Badung. Berdasarkan data PPLS 2008 terdapat 3.826 Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang terdiri atas 417 sangat miskin, 1.252 miskin dan 2.157 hampir miskin, selanjutnya di tahun 2012 dari 3826 RTS tersebut yang kondisinya sangat miskin turun menjadi 53, kondisi miskin menjadi 556, kondisi yang hampir miskin turun menjadi 225 dan kondisi tidak miskin naik menjadi 2.792 dan 200 tidak ditemukan diantaranya bisa karena sudah meninggal atau sudah pindah domisili.

Demikian terungkap dalam rapat koordinasi akhir tahun Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kab. Badung Tahun 2012 di Ruang Kriya Gosana, Kamis (22/11). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Nyonya Ratna Gde Agung, Ketua Dharma Wanita Persatuan Nyonya Kompyang R Swandika, Kepala BPS Badung  Dewa Made Suambara, serta anggota Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kab. Badung

Dalam sambutan Wakil Bupati Badung selaku Ketua Tim TKPK Kabupaten Badung yang dibacakan oleh Sekretaris TKPK I Wayan Suambara disampaikan perlunya penyamaan persepsi seluruh stakeholder pembangunan yakni pemerintah, masyarakat dan kalangan dunia usaha serta sinergitas dalam upaya penanggulangan kemiskinan mutlak diperlukan agar di Tahun 2013 mendatang dapat  tercapai penurunan angka kemiskinan.

Lebih lanjut Suambara menyampaikan tingkat kemiskinan di Kabupaten Badung berdasarkan data BPS Tahun 2005 sebesar 5,25% dapat diturunkan menjadi 2,62 persen pada tahun 2011. Dalam kurun waktu 6 tahun ini tingkat keniskinan dapat diturunkan 2,63%. Atau rata-rata setiap tahunnya dapat diturunkan 0,44 %. “Kemiskinan merupakan kondisi sosial yang dinamis dan rentan, sedikit ada gejolak ekonomi akan mengakibatkan peningkatan jumlah yang miskin. Untuk itu yang perlu dibangun adalah fondasi sosial ekonomi dan jaring pengamanan sosial yang solid agar kelompok masyarakat miskin serta rentan miskin memiliki ketahanan sosial,” pungkasnya.

Baca Juga :
Di Bali, Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp23 Ribu/Tabung

Sementara itu Dewa Suambara menyampaikan tujuan dari validasi data RTS  Kab. Badung Tahun 2012 untuk melihat kondisi RTS Tahun 2008 di tahun 2012 setelah mendapat intervensi berbagai program pengentasan kemiskinan yang telah digelontor oleh Pemerintah Kabupaten Badung serta untuk memastikan program penanggulangan kemiskinan telah menyentuh sasaran yang tepat serta untuk melihat korelasi atau dampak dari program yang telah dilaksanakan terhadap penurunan indikator kemiskinan. IKA-MB