Mangupura (Metrobali.com)-

Masyarakat Legian akhirnya berbangga hati karena mempunyai tempat yang representatif untuk melakukan kegiatan kemasyarakatan maupun pertemuan serta rapat dengan diresmikannya Wantilan Kelurahan Legian Oleh PLH. Bupati Badung I Ketut Sudikerta di Kantor Kelurahan Legian Kecamatan Kuta yang bertepatan dengan Purnama Kapat, Minggu (30/9).

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Badung Wayan Puspa Negara, Kadis Pemadam Kebakaran I Wayan Weda Dharmaja, Kadisdikpora Widia Astika, Kepala Perpustakaan Suendi, Camat Kuta Wayan Wijana, Kabag Humas dan Protokol dalam kesempatan ini diwakili oleh Kasubag Dokumentasi dan Peliputan Kompyang Gde Wibawa yang juga merupakan mantan Lurah Legian, Lurah se-Kecamatan Kuta, Bendesa Adat Legian I Gusti Ngurah Sudiarsa, Ketua LPM Legian A.A. Made Oka Pariana serta tokoh masyarakat Legian.

Lurah Legian I Made Madia Surya Natha melaporkan telah merealisasikan penataan kantor pemerintah kelurahan sesuai dengan konsep Tri Mandala yakni merelokasi Padmasari ke tempat yang baru di posisi paling timur dan membangun wantilan Kelurahan Legian sebagai tempat pertemuan atau rapat dan sekretariat lembaga-lembaga pemerintahan kelurahan seperti LPM, PKK, Karang Taruna serta Satgas Linmas Kelurahan Legian. Lebih lanjut Surya Natha mengatakan pembangunan Wantilan Kelurahan Legian telah dilaksanakan pada tanggal 18 November 2011 dan selesai pada tanggal 21 Mei 2012 dengan anggaran sekitar Rp. 1, 3 milyar lebih dengan bantuan dana dari Pemerintah Kabupaten Badung, DPRD Kabupaten Badung dan sekitar 62,5% berasal dari dana swadaya masyarakat. Sementara pembangunan Padmasari, dana sepenuhnya dari Pemkab Badung melalui Dinas Cipta Karya, dimana pelaksanaannya sudah dimulai tanggal 6 juni 2012 dan pemelaspasannya dilaksanakan pada purnama kapat ini.

PLH Bupati Badung I Ketut Sudikerta disela-sela acara peresmian ini memberikan apresiasi dan menyambut baik atas rampungnya pembangunan Wantilan Kelurahan Legian serta Pemelaspasan Padmasari sebagai tempat krama Legian untuk mempererat ikatan persatuan antar warga sehingga meningkatkan rasa menyama braya di kalangan krama Legian berdasarkan paras paros, rasa saling asah, asih dan asuh serta sagilik saguluk sebayantaka. “Pembangunan ini merupakan salah satu bentuk sinergi antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan Masyarakat Legian”. Pungkasnya. Dalam kesempatan tersebut Sudikerta juga menyerahkan dana motivasi kepada ketua panitia sebesar Rp. 10 juta

Baca Juga :
Kesepian bisa berujung sulit tidur hingga mudah lelah

Sementarai itu Ketua panitia A.A. Made Oka Fariana  yang juga merupakan Ketua LPM Legian mengatakan Upacara pemelaspasan Padmasari yang dipuput oleh Ida Resi Agung Dewa pemecutan dari Griya Legian ini merupakan bentuk relokasi dimana awalnya Padmasari ada di belakang kantor LPM dan sekarang ditempatkan di posisi paling timur serta diharapkan pembangunan Wantilan dan Padmasari ini dapat menambah semangat bagi Lembaga-Lembaga Kelurahan yang ada sebagai mitra kerja Lurah dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berorientasi kemasyarakatan. IKA-MB