????????????????????????????????????

Penjabat Bupati Kabupaten Badung Nyoman Harry Yudha Saka didampingi Ketua Pengurus PMI Provinsi Bali I Gst. Bagus Alit Putra, Ketua PMI Badung Kompyang R. Swandika yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Badung disaat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) X Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Badung yang diselenggarakan Jumat, (16/10) bertempat di Ruang Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala.
 Mangupura (Metrobali.com)-
Penjabat Bupati Kabupaten Badung Nyoman Harry Yudha Saka menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) X Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Badung yang diselenggarakan Jumat, (16/10) bertempat di Ruang Kriya Gosana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala. Pembukaan Muskab. PMI Badung ditandai dengan pemukulan gong. Muskab dihadiri Ketua Pengurus PMI Provinsi Bali I Gst. Bagus Alit Putra, Ketua PMI Badung Kompyang R. Swandika yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Badung dan peserta Muskab.
Dalam laporannya Ketua Pengurus PMI Kabupaten Badung Kompyang R. Swandika  menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan Muskab ini, PMI Kabupaten Badung bertugas untuk menetapkan jadwal acara dan tata tertib musyawarah, menilai pertanggungjawaban pengurus Kabupaten, menetapkan rencana program pokok pelaksanaan di wilayah kerja kabupaten dalam kurun waktu 5 tahun, memilih pengurus Kabupaten PMI dan dewan kehormatan PMI yang baru untuk masa bhakti 5 tahun mendatang serta membahas dan menetapkan hal-hal penting lain yang bersifat strategis.
Dikatakan pula bahwa para peserta Muskab X PMI Kabupaten Badung ini diikuti oleh pengurus provinsi, pengurus kabupaten, pengurus kecamatan, staf, relawan (TSR/KSR/PMR/Donor Darah). Kegiatan ini mengambil tema “Melalui Muskab X PMI Kabupaten Badung Kita Mantapkan Kebersamaan Sumbangsih Kemanusiaan”. PMI Kabupaten Badung telah berupaya secara optimal dalam memberikan pelayanan kepalangmerahan yang dikenal dengan nama Sumbangsih Program PMI di PMI Kabupaten Badung, yang dengan singkat diupayakan selama kurun waktu tahun yang lalu diantaranya kesiapsiagaan ambulance 24 jam, upaya kesehatan transfusi darah, mendidik kader/relawan PMI, turut dalam pembangunan masyarakat serta menumbuhkembangkan cinta kasih kedamaian.
Penjabat Bupati Badung Nym. Harry Yudha Saka dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan Muskab ini merupakan perwujudan rasa tanggungjawab pengurus terhadap pelaksanaan pengelolaan organisasi selama 5 (lima) tahun perjalanan kepengurusannya. Musyawarah ini memegang peranan yang sangat penting untuk dapat menilai pertanggungjawaban pengurus Kabupaten, dalam menentukan garis-garis kebijaksanaan dalam pelaksanaan tugas di masa mendatang dan memilih pengurus Kabupaten yang baru untuk periode 5 (lima) tahun mendatang. “Dalam 5 tahun terakhir, PMI Kabupaten Badung telah mampu mendukung pemerintah dalam tugas kemanusiaan. Untuk itu kami harapkan melalui Musyawarah ini akan mampu menyamakan persepsi, menyusun langkah-langkah baru yang kreatif/inovatif sehingga akan semakin meningkatkan eksistensi Palang Merah Indonesia Kabupaten Badung dalam membantu tugas kemanusiaan untuk mewujudkan masyarakat Badung yang sehat, sejahtera dan mandiri (Shanti Jagathita Manut Swardharma),” ungkapnya.
Ditambahkan pula bahwa keberhasilan tidak akan terlepas dari peran pemerintah bersama anggota forum pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat yang dirangkul oleh pengurus, staf dan relawan PMI Kabupaten Badung secara kompak dan terintegrasi, serta pertanggungjawaban bantuan setiap tahun telah dilaksanakan melalui mukerkab dan puncaknya pada muskab 5 tahunan telah dilaksanakan dengan teratur dan disiplin oleh organisasi.
Sementara itu Ketua Pengurus PMI Provinsi Bali I Gst. Bagus Alit Putra menyampaikan, dalam Muskab hanya ada 3 (tiga) poin intinya yaitu; membahas pertanggungjawaban selama 5 (lima) tahun dalam sidang-sidang komisi, menyusun strategi PMI Badung 5 (lima) tahun kedepan dan puncaknya pemilihan Ketua Pengurus PMI Badung.  RED-MB
 
Baca Juga :
Cara Yogyakarta penuhi sendiri kebutuhan garam