Jembrana (Metrobali.com)

 

Upaya evakuasi terhadap truk bermuatan rongsokan yang nyemplung ke laut di dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali masih terus dilakukan. Upaya evakuasi menggunakan kendaraan derek dibantu kendaraan molen berlangsung hingga malam.

“Sampai saat ini upaya evakuasi masih dilakukan. Semoga bisa ditarik” ujar Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Gusti Putu Dharmanatha melalui WhatsApp, Kamis (15/9/2022) malam.

Menurutnya evakuasi terhadap truk bermuatan rongsokan menggunakan kendaraan derek sudah dilakukan beberapa kali, namun belum berhasil.

“Pukul 18.50 Wita upaya evakuasi kembali dilanjutkan, namun belum berhasil. Sekarang upaya penarikan dengan kendaraan derek dibantu truk molen. Mudah-mudahan berhasil” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya truk N-7941-UQ, Kamis (15/9/2022) pagi nyemplung ke laut di Pelabuhan Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.

Dari informasi truk yang dikemudikan Edy Santoso (28) asal Kelurahan Kampung Kajanan, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, nyemplung ke laut sekitar pukul 08.25 Wita.

Saat itu, truk akan naik ke atas KMP Tunu Pratama Jaya 3888 dengan cara mundur di dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk. Diduga rem truk blong, sopir tidak bisa mengendalikan laju truk sehingga meleset dari arah sasaran ramdoor (pintu kapal) dan akhirnya nyemplung ke laut.

Dari kejadian out of control (OC) ini, sopir truk selamat. Truk bermuatan rongsokan datang dari arah Buleleng dengan tujuan Surabaya, Jawa Timur. (Komang Tole)

Baca Juga :
World Clean Up Day,  Ajang Edukasi Masyakat Bali