Bupati Jembrana I Nengah Tamba memberikan bantuan kepada keluarga terdampak bencana. 
Jembrana (Metrobali.com)-
Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan atap rumah Ni Wayan Suedi (66), warga Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, ambruk, Kamis (11/11/2021) sore.
Menurut Camat Jembrana Kadek Agus Arianta dari informasi yang ia terima, atap rumah milik Ni Wayan Suedi ambruk sekitar pukul 17.00 Wita. Saat itu turun hujan deras disertai angin kencang.
Kejadian tersebut sambungnya tidak menimbulkan korban karena saat kejadian pemilik rumah berada di luar. “Bapak Bupati kemarin sempat datang ke lokasi sekaligus memberikan bantuan” terangnya dikonfirmasi Sabtu (12/11/2021).
Pihaknya bersama Kepala Lingkungan Samblong dan petugas PLN Negara juga telah memindahkan meteran listrik ke tempat yang lebih aman. Sehingga listrik bisa tetap berfungsi.
Dari kejadian tersebut pemilik rumah Ni Wayan Suedi mengalami kerugian hingga Rp.25 juta lebih. Karena reruntuhan atap rumah juga merusak perabotan rumah tangga.
Sementara dari penuturan Ni Wayan Suedi, saat kejadian berada di luar rumah. Karena sore itu ia baru saja selesai bersih-bersih di dalam rumah. “Ketika di luar, tiba-tiba atap rumah dibagian belakang untuk dapur ambruk” ujarnya.
Menurutnya rumah dengan dua kamar itu sebelumnya ia tempati bersama suaminya dan anak dengan menantunya. Namun setelah anaknya mendapat bantuan bedah rumah dan suaminya meninggal dunia, rumah tersebut ia tempati sendiri. Dan satu kamar lainnya kemudian dijadikan dapur.
Karen rumahnya tidak bisa ditempati, untuk sementara Ni Wayan Suedi menumpang di rumah anaknya, bantuan bedah rumah yang dibangun di lokasi tersebut.
Pewarta : Komang Darmadi
Baca Juga :
Satu Lagi Perempuan yang Mencoba Bertemu Raja Salman