121 Penerbangan Dihentikan Selama Nyepi

single-image

Denpasar (Metrobali.com)-

Selasa 12 Maret 2013 umat Hindu Bali merayakan catur brata penyepian. Selama tahun baru Saka 1934 itu seluruh umat Hindu Bali pantang melakukan empat hal yakni, amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak melakukan kegiatan), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak mengumbar hawa nafsu maupun tidak mengadakan hiburan/bersenang-senang).

Pada saat itu, seluruh umat Hindu Bali berdiam diri di rumah. Pelayaran dihentikan. Termasuk aktivitas Bandar Udara Ngurah Rai. Pada perayaan Nyepi, sebanyak 121 penerbangan rute dalam dan luar negeri dihentikan operasionalnya. Penghentian aktivitas penerbangan itu dilakukan sejak pukul 06.00 WITA, Selasa 12 Maret 2013 dan kembali normal pada Rabu 13 Maret pukul 06.00 WITA.

Humas Angkasa Pura I Ngurah Rai Efferson Siregar menjelaskan, 121 penerbangan itu terdiri dari 167 penerbangan ke berbagai rute domestik. Sisanya sebanyak 54 penerbangan rute internasional.
Berdasar data penerbangan reguler pesawat terakhir yang akan mendarat sebelum ditutup total adalah maskapai Garuda Indonesia (GA420) rute Jakarta-Denpasar pada pukul 00.25 WITA.

Sementara pesawat terakhir yang terbang dari Bandara Ngurah Rai adalah maskapai Garuda Indonesia (GA882) rute Denpasar-Timika  berangkat sekira pukul 00.45 WITA.

“Sementara pesawat yang pertama kali landing setelah ditutup adalah maskapai Lion Air (JT34) rute Jakarta-Denpasar pukul 07.20 WITA,” kata Efferson, Minggu 10 Maret 2013. Sementara penerbangan perdana dari Bali pada pukul 08.00 WITA maskapai Lion Air rute Denpasar-Yogyakarta.

Efferson melanjutkan, pihaknya sudah menyampaikan permakluman ini kepada seluruh maskapai dalam dan luar negeri sejak Desember 2012. “Sudah kami sampaikan dalam notice itu bahwa selama Nyepi seluruh aktivitas penerbangan dihentikan,” katanya, Minggu 10 Maret 2013.

Baca Juga :
Walhi Bali Tiga Kali Tolak Surat Undangan Konsultasi Publik Amdal Reklamasi

Meski aktivitas penerbangan dihentikan, namun operasional bandara yang sifatnya strategis tetap dijalankan. Efferson mengaku petugas bandara tetap siap siaga. “Kami juga menyiagakan pendaratan yang sifatnya darurat,” kata Efferson. BOB-MB

Bagikan :
1 Comment
  1. Bali memang luar biasa, selain indah, banyak budaya juga memiliki event yang tiada dua nya… Ayo tingkatkan terus persatuan dan kesatuan dalam menjaga alam dan budaya Bali !

Leave a Comment

Your email address will not be published.