Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Rai Mantra Lepas Duta Kota Denpasar Pada UDG Tingkat Provinsi Bali

Metro Bali
single-image

Ket foto : Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat melepas Duta Kota Denpasar pada Utsawa Dharma Gita Tingkat Provinsi Bali Tahun 2019 di Kediaman Walikota Denpasar, Minggu (21/7)/MB

Denpasar, (Metrobali.com) –

Serangkaian pelaksanaan Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Provinsi Bali Tahun 2019, Duta Kota Denpasar dibawah naungan Wdyasabha dan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar kembali mengirimkan peserta terbaiknya. Setelah mengikuti pembinaan yang telah dilaksanakan sejak tiga bulan lalu, seluruh peserta yang menjadi Duta Kota Denpasar mengikuti acara pelepasan oleh walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra di Kediaman Walikota Denpasar, Minggu (21/7).

Seluruh peserta nantinya akan mengikuti rangkaian Utsawa Dharma Gita Tingkat Provinsi Bali Tahun 2019 di Taman Budaya Art Center, dari tanggal 30 Juli – 1 Agustus 2019. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kadisbud Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram, Ketua Wdyasabha Kota Denpasar, I Made Suarta Wijaya, Tim Pembina serta puluhan peserta Duta Kota Denpasar. Dalam kesempatan tersebut juga turut dilantunkan satu bait Palawakya oleh perwakilam peserta.

Walikota Denpasar, IB Rai  Dharmawijaya Mantra dalam arahanya mengatakan bahwa keberadaan Dharma Gita menjadi elemen penting kebudayaan Bali. Sehingga pelaksanaan Utsawa Dharmagita merupakan salah satu media guna melestarikan dan menguatkan kebudayaan Bali.

“Pembinaan Dharma Gita di Kota Denpasar saat ini sudah berjalan baik, sehingga diharapkan terus tumbuh generasi yang mampu melestarikan dan menguatkan kebudayaan Bali,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kebudayaan merupakan cerminan jati diri masyarakat Bali. Karenanya, dari pelaksanaan kegiatan berbasis kebudayaan sangatlah penting, seperti Utsawa Dharma Gita dan Pesta Kesenian Bali.

“Kegiatan berbasis kebudayaan sangat penting agar harga diri kita sebagai masyarakat Bali tetap kuat dan ajeg sampai kapanpun,” ujar Rai Mantra.

Baca Juga :
Tim Kampanye Prabowo Temanggung Daftar ke KPU

Rai Mantra menambahkan, meraih juara dan hadiah bukanlah tujuan utama, melainkan menjadi penyemangat. Dimana, kesadaran dan keinginan untuk aktif dalam melestarikan dharma gita sebagai bagian kebudayaan adalah hal yang penting. Sehingga mampu menciptakan generasi serta keberlanjutan kebudayaan dapat terlaksana dengan baik.

“Selamat berlomba pada Utsawa Dharma Gita Tingkat Provinsi Bali Tahun 2019, semoga senantiasa dapat tampil maksimal dan memberikan yang terbaik untuk Kota Denpasar,” pungkasnya.

Sementara Ketua Widyasabha Kota Denpasar, I Made Suarta Wijaya mengatakan bahwa seluruh rangkaian persiapan telah dilaksanakan sejak tiga bulan lalu. Adapun terdapat 8 materi yang dilombakan pada UDG Provinsi Bali Tahun 2019 yang diikuti seluruhnya oleh Duta Kota Denpasar. Mulai dari Lomba Geguritan, Pembacaan Sloka, Palawakya, Kekawin, Kidung, Dharma Wacana Bahasa Bali, Dharma Wacana Bahasa Inggris, dan Cerdas Cermat dari berbagai kategori.

“Tidak ada target yang kami tetapkan, namun yang kami tekankan adalah mampu menunjukan penampilan terbaik ¬†dan maksmal dari seluruh Duta Kota Denpasar, kalau penampilan sudah terbaik maka juara akan mengikuti,” paparnya.

Sumber: Humas Pemkot Denpasar

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.