Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Presiden Jokowi Akan Buka Turnamen Sepak Bola di Bali

Metro Bali
single-image
 
jokowidodo
Jakarta (Metrobali.com)-
Turnamen sepak bola Piala Presiden akan dibuka Presiden Joko Widodo, di Bali, Minggu sore (30/8). Pertandingan pertama akan mempertemukan tuan rumah Bali United Pusam melawan Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

“Kami sudah mengonfirmasi Bapak Presiden menyatakan bersedia membuka turnamen ini,” kata Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden, Maruarar Sirait di Denpasar, Bali, Sabtu (29/8).

Turnamen yang digagas Mahaka Sports and Entertainment belangsung 30 Agustus-18 Oktober dan dibagi dalam empat grup, Grup A di Bandung yakni Persib, Persebaya (United), Persiba dan Martapura FC. Grup B di Malang yakni Arema Cronus, Sriwijaya FC, Persela dan PSGC Ciamis. Grup C di Bali yakni Bali United, Persija Jakarta, Persita Tangerang dan Mitra Kukar. Grup D di Makassar yakni PSM, PBR, Persegres dan Pusamanian Borneo.

Dalam siaran persnya, Maruarar mengharapkan, agar semua pihak menyambut turnamen sepakbola dan pertandingan ini diharapkan juga menjadi momentum perbaikan olahraga sepakbola Indonesia.

Terkait pertandingan ini, sambung Maruarar, Presiden Joko Widodo berpesan agar dilakukan secara transparan, terbuka serta berkomunikasi dengan semua pihak. Presiden juga berpesan agar olahraga ini benar-benar bisa menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Atas pesan Presiden, pihak SC dan OC pun langsung bergerak. Misalnya menandatangani kerjasama dengan Price Waterhouse Coopers (PWC), yang merupakan salah satu kantor jasa professional audit terbesar dan terpercaya. Dengan demikian, pertandingan ini diaduit secara profesional.

Selain itu, sambung Maruarar, pihaknya juga sudah bersilaturrahmi dan berkomunikasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), PSSI dan tokoh-tokoh yang selama ini konsen dengan sepakbola dan sudah berkomunikasi dengan Panglima TNI dan Kapolri terkait dengan keamanan.

Menurut Maruarar, pertandingan ini bisa menjadi jalan alternatif dan solutif atas persoalan yang ada. “Bagaimanapun sepakbola merupakan olahraga yang melibatkan banyak pihak, bukan saja pemain, wasit, dan sponsor, melainkan melibatkan masyarakat umum yang menjadi pendukung, serta para pedagang kecil yang mendapat manfaat ekonomi dari sebuah pertandingan,” katanya.

Baca Juga :
Kejati Cecar Kadisbud Bali 14 Pertanyaan

Sementara itu, Ketua OC Piala Presiden 2015, Erick Thohir, menjelaskan bahwa turnamen Piala Presiden ini akan berlangsung di empat kota, yakni Bali, Makassar, Malang dan Bandung. Turnamen berhadiah Rp 5 miliar untuk juara pertama itu akan berakhir 28 Oktober mendatang.

“Tapi dimana akan dilangsungkan partai puncak, kita masih akan melihat perkembangannya. Yang jelas bukan di Bali, karena Bali sudah menjadi tuan rumah saat pembukaan,” kata Erick Thohir.

CEO Mahaka Sport, Hasani Abdul Gani, menjelaskan bahwa turnamen Piala Presiden ini dibagi dalam empat grup. Selain di Bali, empat kesebelasan akan berlaga di Makasar yaki PSM, PBR, Persegres dan Pusamanian Borneo. Di Malang yakni Arema Cronus, Sriwijaya FC, Persela dan PSGC Ciamis. Sedangkan di Bandung yakni Persib, Persebaya (United), Persiba dan Martapura FC.

“Piala Presiden ini netral. Tidak ada politik-politikan. Kami bukan orang politik. Olahraga ini tidak berpihak dan hanya memfokuskan keberadaannya untuk pecinta sepak bola di seluruh Indonesia,” ungkap Hasani. Antara-MB

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.