Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Polres Buleleng Tidak Mentolerir Pelanggar Maklumat Kapolri

Metro Bali
single-image

 

Buleleng, (Metrobali.com)-

Menindak lanjuti Maklumat Kapolri Nomor Maks/2/III/2020 tertanggal 19 Maret 2020, terkait dengan ditiadakannya kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri, maka pemerintah dalam hal ini pihak aparat hukum Polres Buleleng dengan sigap dan secara tegas melakukan pengamanan terhadap kegiatan-kegiatan berupa pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan, seminar, lokakarya, sarasehan, maupun kegiatan lainnya yang sejenis.
“Tidak ada parade ogoh-ogoh di perayaan Hari Raya NYEPI kali ini. Begitu juga dengan hiburan malam, perjudian tajen maupun kegiatan lainnya yang mengundang banyak orang. Desa-desa yang sebelumnya ngotot ingin melakukan parade ogoh-ogoh, kini sudah bisa menerima untuk tidak melakukan parade ogoh-ogoh demi kepentingan umum yang lebih luas lagi. Jika tidak mengindahkannya maka ditindak secara tegas,” ucap Kabag Ops Polres Buleleng Kompol AA. Wiranata Kusuma,SH,MM seijin Kapolres Buleleng AKBP Made Sinar Subawa,S.I.K,M.H saat dikonfirmasi awak media di Mapolres Buleleng, Senin (23/3/2020) siang.
Lebih lanjut ditegaskan, saat ini pemerintah lagi prihatin dengan mewabahnya virus corona yang mematikan ini. Hal ini harus disadari oleh masyarakat tak terkecuali.”Lindungi diri anda masing-masing dengan mengikuti himbauan untuk menjaga kesehatan dan melakukan kebersihan yang dimulai dari diri sendiri.” ucap Wiranata Kusuma didampingi Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya,SH,”Terhadap pengamanan hari raya Nyepi, disiagakan personil keamanan sebanyak 870 orang.” ungkapnya.

Selama perayaan Nyepi, disebutkan sebanyak 2/3 dari 1200 personil diterjunkan untuk pengamanan. Mereka akan ditugaskan di seluruh Desa Pakraman di Kabupaten Buleleng.

“Selain ogoh-ogoh, sebanyak 54 tempat hiburan malam ditutup operasionalnya. GS

Bagikan :
Baca Juga :
Mengenang Nyoman Lepug Setelah Arjaya Dipecat dari PDIP (4)

Leave a Comment

Your email address will not be published.