Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Lestarikan Aksara Bali, Dinas Perpustakaan Gelar Lomba Nyurat Lontar

Metro Bali
single-image

Keterangan foto: Dinas Perpustakaan Pemkab Jembrana menggelar lomba Nyurat (menulis) lontar dan Baligrafi di Gedung Kesenian DR Ir. Soekarno, Kamis (21/3)/MB

Jembrana (Metrobali.com) –

Dinas Perpustakaan Pemkab Jembrana menggelar lomba Nyurat (menulis) lontar dan Baligrafi di Gedung Kesenian DR Ir. Soekarno, Kamis (21/3).

Lomba yang dibuka oleh Asisten III Sekda Jembrana I Ketut Kariyadi Erawan dilaksanakan dengan menggandeng tenaga penyuluh aksara Bali di Jembrana.

Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Jembrana, Ida Ayu Made Darma Yanti didampingi Sekdis Perpustakaan, Putu Agus Artana Putra mengatakan tujuan dari kegiatan lomba tersebut untuk memasyarakatkan aksara Bali sehingga bisa lebih dikenal di masyarakat terutama generasi milenial.

Juga lanjutnya, menindaklanjuti atau dalam rangkaian Peraturan Gubernur (Pergub) Bali nomor 79 dan 80 tahun 2018 tentang penggunaan busana adat Bali dan perlindungan dan penggunaan bahasa, aksara dan sastra Bali serta penyelenggaraan bulan Bahasa Bali.

Kegiatan lomba nyulat lontar sambungnya, diikuti oleh 38 siswa SMP, sedangkan Baligrafi diikuti 24 siswa dari SMA dan SMK se-Jembrana.

“Dalam kegiatan ini kami bekerjasama dengan 37 tenaga penyuluh aksara Bali di Jembrana karena secara teknis mereka lebih tahu” imbuh Agus Artana.

Agus menambahkan dalam kegiatan lomba nyulat lontar semua perlengkapan disediakan panitia seperti dulang sebagai media alas menulis, ental sebagai media tempat menulis lontar dan pengerupak sebagai media alat tulis. Kendati demikian banyak peserta lomba yang membawa sendiri.

“Sejak menjadi Dinas dua tahun lalu, kegiatan ini (lomba) yang pertama kalinya” imbuhnya.

Pemenang dalam lomba tersebut selain mendapatkan piagam dan tropy juga uang pembinaan. Untuk juara pertama Rp.600 ribu, juara kedua Rp.500 ribu dan juara ketiga Rp.400 ribu.

Baca Juga :
Tangkap Penyu Hijau untuk Lauk Sahur

Dari informasi, kegiatan tersebut (lomba Nyalut Lontar dan Baligrafi sejatinya ada pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, namun jarang dilakukan.

Pewarta: Komang Tole
Editor: Hana Sutiawati

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.