Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Dosen dan Mahasiswa STMIK Primakara Bantu Pemasaran Produk Olahan Susu Kambing Bali Etawa Farm

Metro Bali
single-image

Foto: Dosen dan mahasiwa STMIK Primakara dalam pameran produk olahan susu kambing Bali Etawa Farm.

Singaraja (Metrobali.com)-

Dosen merupakan pendidik profesional dan ilmuan yang bertujuan untuk mentransfer atau menyebarluaskan, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui tugas pokoknya Yakni Tri Darma Perguruan Tinggi yang terdiri dari pendidikan/pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Yang umum diketahui oleh masyarakat seorang dosen itu mengajar dan meneliti. Begitu juga oleh perguruan tinggi hanya berfokus pada pengajaran dan penelitian, darma pengabdian kepada masyarakat sering terlupakan.

Di era industri 4.0 ini idealnya perguruan tinggi menghasilkan produk-produk inovasi yang memiliki kontribusi dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini wajib menjadi panggilan jiwa bagi seluruh dosen di Indonesia. Karena kepakaran seorang dosen dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat.

Salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh kelompok dosen dan mahasiswa STMIK Primakara di Desa Sepang, Busungbiu, Kabupaten Buleleng adalah membantu kelompok ternak kambing Bali Etawa Farm dalam mendesain dan mengemas serta memasarkan produk-produk hasil olahan susu kambing etawa.

Adapun produk yang dihasilkan oleh kelompok tani ini merupakan produk kualitas ekspor seperti sabun susu, shampo, masker wajah, lotion, snack stik susu, permen susu,  namun kemasan produknya belum memenuhi standar pasar internasional.

Melihat kondisi tersebut kelompok dosen STMIK Primakara melakukan pendampingan selama 5 bulan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan terkait inovasi kemasan produk, digital branding dan internet marketing atau pemasaran secara online.

Kegiatan dilakukan mulai bulan Mei 2019, hingga Oktober 2019 nanti. Sejak bulan Mei hingga Juli, fokus kegiatan adalah pendampingan terkait desain produk dan kemasan.

Baca Juga :
Dibalik Dua Siswi SMK Widharba Tewas Tenggelam Di Air Terjun Tembok Barak di Desa Sambangan

Adapun output dari kegiatan pendampingan ini menghasilkan kemasan sabun susu, shampo, dan snack stick susu yang lebih berkualitas, siap untuk masuk pasar nasional dan internasional.

Selanjutnya bulan Agustus hingga Oktober nanti akan dilaksanakan pelatihan teknik foto produk untuk konten media sosial. Dilanjutkan dengan pelatihan internet marketing yakni cara untuk berjualan secara online di media sosial (Facebook & Instagram) serta pada market place e-commerce seperti Tokopedia & Bukalapak.

Harapannya melalui pemahaman internet marketing ini produk olahan Bali Etawa Farm dapat menjangkau pasar yang luas hingga menembus pasar internasional. (dan)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.