Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Didepan Anak-Anak Pramuka, Kembang Paparkan Bahaya Narkoba

Metro Bali
single-image

 Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan memberikan Materi/Pembekalan didepan ratusan siswa-siswi SMK Negeri 4 Negara dalam perkemahan pramuka yang dilaksanakan dari tanggal 9-11 Oktober serangkaian kegiatan tengah semester bertempat di gedung sekolah minggu, Desa Blimbingsari, Rabu (9/10).

Jembrana (Metrobali.com)-

 

Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan yang juga Ketua Kwarcab Jembrana memberikan Materi/Pembekalan didepan ratusan siswa-siswi SMK Negeri 4 Negara dengan materi yang bertema “Pramuka di Era Milenial Bebas Narkoba” dalam rangka perkemahan pramuka yang dilaksanakan dari tanggal 9-11 Oktober serangkaian kegiatan tengah semester bertempat di gedung sekolah minggu, Desa Blimbingsari, Rabu (9/10). Turut hadir dalam acara tersebut Camat Melaya I Putu Gde Oka Santhika, Kepala Desa Blimbingsari, guru/pengajar dan seluruh siswa-siswi peserta kemah pramuka.

Dalam materinya, Wabup Kembang menyampaikan ada tiga hal yang bisa menyebabkan bangsa ini hancur yaitu korupsi, radikalisme, dan narkoba. Wabup Kembang juga bercerita bagaimana Cina yang dulunya kuat kemudian nyaris hancur akibat serangan candu. “Pada dinasti ing di Cina, mereka membangun tembok besar dengan keinginan tidak bisa dikuasi oleh siapapun. Namun bangsa barat mulai menggunakan perang candu atau opium war,” ungkapnya.

Tentara, penjaga pintu dan masyarakat dijejali candu dan pada akhirnya pertahanan menjadi lemah. Akhirnya Cina sempat dikuasi, dan ada beberapa wilayah seperti Hongkong, Macau, dan Taiwan yang dikuasai cukup lama oleh kaum imperialis.

“Dari pengalam itu akhirnya Cina belajar dan sangat keras terhadap peredaran narkoba di Negaranya. Narkoba dalah upaya untuk menghancurkan bangsa, karakter dan jati dirinya,” tambahnya.

Wabup Kembang menambahkan hal tersebut menyebabkan bangsa ini menjadi lemah dan mudah dikuasi, narkoba sudah menyentuk semua lini masyarakat, sehingga negara dengan penduduk 260 juta ini akan sangat mudah untuk dikuasai lemah akibat narkoba.

Baca Juga :
Diduga Menyalahi Izin, Pondasi Bangunan Toko Diminta Dibongkar

”Generasi kita tidak akan mampu berproduksi dan hanya menjadi generasi konsumtif yang tidak mampu berproduksi. Apalagi bersaing, karena dengan narkoba daya pikir enjadi lemah, berkerja saja malas,” jelasnya.

Selanjutnya saya mengajak kepada seluruh generasi muda/milenial khususnya anak-anak pramuka melalui kegiatan ini untuk ikut menjaga lingkungan agar menghindari narkoba dan jangan pernah mencobanya. “Karena jika sekali terjerumus maka sulit untuk bisa lepas dari jeratan narkoba,” tegasnya.

Selain  itu Wabup Kembang disela-sela pemaparan materi narkoba, mengajak generasi muda untuk mencintai produk-produk lokal, khusunya produk-produk yang diproduksi sendiri oleh masyarakat Jembrana. “Jadi mari bersama-sama kita  tumbukan kecintaan terhadap produk lokal,” pungkasnya.

 

Sumber : Humas Pemkab Jembrana

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.