Bangli, (Metrobali.com)-

Wakil Bupati Bangli  Wayan Diar menghadiri Pelatihan Satin PMR Wira Angkatan XV Tahun 2023 PMI Kabupaten Bangli. Pendidikan dan latihan dilaksanakan di Lapangan UHN I Gusti Bagus Sugriwa Kampus Bangli, pada Kamis (13/4/2023), dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, yang juga selaku ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli, serta dihadiri oleh Pimpinan OPD terkait dilingkungan Pemkab Bangli, Perwakilan Rektor UHN I Gusti Bagus Sugriwa, Pengurus PMI Kabupaten Bangli, unsur TNI Polri serta undangan lainnya.

Wakil Bupati Bangli menyambut baik terlaksananya Diklat Satuan Inti PMR Wira setiap tahun sehingga pembinaan anak- anak PMR berlangsung baik dan berkesinambungan, sehingga PMI Kabupaten Bangli tidak kekurangan gemerasi penerus relawan PMR. Wabup Diar berharap kegiatan semacam ini dapat dipertahankan bahkan dikembangkan pada ekstra kurikuler, sehingga pembinaan karakter anak didik dapat berjalan seimbang dengan proses pembelajaran di sekolah yang sangat bermanfaat bagi pembentukan sumberdaya yang utuh.

Dikatakan, penekanan karakter pada anak- anak sangat perlu dilaksanakan oleh para guru di sekolah dan orang tua di rumah, mengingat kondisi bangsa kita yang relatif terpuruk oleh perilaku tidak baik termasuk dilakukan oleh para pelajar seperti tawuran antar pelajar, perilaku sex bebas, pencurian dan narkoba yang sudah masuk perguruan tinggi. Untuk hal tersebut diperlukan revolusi mental masyarakat, agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan dihormati oleh bangsa lain di dunia.

Mengakhiri sambutan, Wabup Diar mengucapkan selamat melaksanakan diklat Satuan Inti PMR Wira PMI Kabulaten Bangli angkatan ke XV, semoga dapat mencapai tujuan yang diinginkan yang sangat bermanfaat bagi pengembangan sumber daya manusia di masa mendatang. PMI Kabupaten Bangli berkembang maju dalam menjalankan Misi kemanusiaan.

Menurut Ketua Panitia Pendidikan dan Pelatihan, Dewa Gede Raditya Darma Tamaja, Palang Merah Remaja (PMR) adalah wadah pembinaan generasi muda Palang Merah Indonesia (PMI), yang dapat dilaksanakan di sekolah dan luar sekolah. Dalam proses pembinaan, anggota remaja PMI yang juga disebut anggota PMR difasilitasi peningkatan Pengetahuan, Ketrampilan, dan Sikap (PKS) sehingga dapat menjadi remaja yang berkarakter kepalangmerahan yaitu mengetahui, memahami, dan berperilaku sesuai prinsip dasar gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Dengan PKS yang telah dimiliki dan terus dikembangkan, PMR juga dapat berperan sebagai “peer educator” atau pendidik sebaya, berbagi pengetahuan, ketrampilan, dan sikap kepada teman sebayanya, sehingga terjadi peningkatan ketrampilan hidup atau “life skill” untuk mendorong terjadinya perubahan perilaku positif pada remaja.

Salah satu langkah dalam pembinaan PMR di Kabupaten Bangli adalah melalui kegiatan pendidikan dan latihan Satuan Inti (SATIN), sebagai bentuk pembinaan dibidang pelatihan, “Tri Bakti PMR”, dan pengembangan kapasitas. Satuan Inti di bentuk dan dibina untuk membantu Pembina PMR di sekolah dalam penyampaian materi – materi Kepalangmerahan dan pengembangan kegiatan kirikulum PMR di masing masing sekolah yang ada di Kabupaten Bangli.

Ketua Panitia Pendidikan dan Pelatihan, Dewa Gede Raditya Darma Tamaja dalam laporannya menyampaikan, Pendidikan dan Pelatihan ini dilaksanakan selama empat hari, mulai hari ini hingga Minggu 16 April 2023 mendatang. Pelatihan diikuti oleh anggota PMR Wira tingkat SMA/SMK Se Kabupaten Bangli, dengan metode teori dan praktek.

Adappun tujuan daripada pelaksanaan pelatihan ini adalah untuk membentuk Satuan Inti (SATIN) PMR di PMI kabupaten Bangli serta membentuk dan membina remaja untuk menjadi tutor sebaya di masing- masing sekolah SMA/SMK yang ada di Kabupaten Bangli, meningkatkan kinerja serta kemampuan PMR Wira untuk memahami materi- materi kepalangmerahan, serta memberikan pengetahuan dan sikap kepada para peserta untuk dapatmengembangkan kurikulum PMR yang ada di masing-masing sekolah di Kabupaten Bangli.

Melalui pendidikan dan latihan ini diharapkan terbentuknya Satuan Inti (SATIN) PMR di masing-masing sekolah SMA/SMK Se-Kabupaten Bangli untuk membantu Pembina PMR di masing-masing sekolah, diharapkan peserta yang mengikuti pendidikan dan latihan mampu memberikan dan mengaplikasikan materi-materi kepalangmerahan di sekolahnya masing-masing, dan meningkatnya pemahaman peserta terhadap materi-materi kepalangmerahan. (Humas Pemkab Bangli)