Gianyar, (Metrobali.com)
Sebuah pohon sengepur, di sebelah timur SMP Negeri 1 Sukawati, Desa/Kecamatan Sukawati tumbang menimpa satu unit mobil, Senin (31/8/2020) sekitar pukul 11.00 Wita. Namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Perbekel Sukawati, Dewa Gede Dwi Putra mengatakan, kejadian tersebut bermula saat sebuah truk tronton memaksa masuk ke jalan setempat yang relatif sempit, sehingga badan truk tersangkut pada pohon singepur. Diduga karena tanah di bawah pohon relatif labil, mengakibatkan pohok tercabut sampai akar.
Hal tersebut menyebabkan pohon pun menimpa mobil yang ditinggal pemiliknya membeli bakso di kawasan setempat. “Astungkara tidak ada korban, hanya menimpa mobil. Kerusakannya tidak terlalu parah. Hanya saja pohon ini sekarang menutup jalan. Masih menunggu pihak BPBD Gianyar untuk mengevakuasi pohon,” ujarnya.
Sedangkan Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, Ngakan Dharma Jati mengatakan, setelah mendapatkan informasi adanya pohon sumbang yang diakibatkan tersangkut badan truk, ia langsung menurunkan anggota untuk mengevakuasi pohon, yang menutupi jalan.
Kata dia, jenis pohon yang tubang ini adalah pohon singepur sepanjang tujuh meter, lebar tiga meter. Pohon tersebut mengakibat jalan setempat tertutup selebar 21 meter persegi. Kendaraan yang ditimpa berupa mobil Calya DK 1597 LN, milik I Gusti Putu Raka Astawa. Lokasi tepat kejadian tersebut di Jalan Kopral I Wayan Limbak, Banjar Mudita.
“Sebelum tumbang tersangkut bodi kendaraan, kondisi pohon tersebut mamang sudah mengalami kelapukan . Akibat kejadian tersebut, nihil korban jiwa, kerugian sekitar Rp 1 juta. Beruntung, kendaraan yang ada di bawahya hanya terkena ranting, sehingga tidak menyebabkan kerusakan parah,” ujarnya.
Kapolsek Sukawati, AKP Suryadi mengatakan bahwa saat ini supir truk tronton tersebut diamankan oleh petugas ke Mapolsek Sukawati. “Iya (sudah diamankan) sama anggota laka lantas,” jawabnya singkat. )Ctr)
Baca Juga :
Bupati Giri Prasta Komitmen Utamakan Kepentingan dan Kebutuhan Masyarakat