Warga bergerumun memadati tempat pencarian korban

Jembrana (Metrobali.com)-

Musibah memilukan menimpa keluarga Nengah Udiana alias Pak Nok (53) Lingkungan Satria Kelurahan Pendem Kecamatan Jembrana. Ibunda tersayang, Nengah Warni (85) meninggal dunia saat sembahyang di Pelinggih Penunggu dekat bibir sungai Ijogading Negara, Rabu (29/1) kemarin. Hingga kini jenasah korban belum berhasil diketemukan.

Pak Nok, putra korban ditemui dilokasi halaman Pura Taman Kelurahan Pendem, 5 meter dari tempat kejadian, Kamis (30/1) mengatakan saat kejadian korban sedang melakukan persembahyangan di Pelinggih Penunggu dekat sungai Ijogading Negara karena Rabu kemarin rahinan Siwa Ratri. “Mungkin ibu saya jatuh karena terpeleset. Disana juga gelap” ujarnya.

Lanjut, dirinya tidak tahu persis kejadian tersebut. Ia tahu lantaran diberitahu oleh tetangga yang rumahnya berada sekitar 2 meter dari kejadian. Diberitahu ibunya jatuh, ia bersama anaknya dan dibantu warga langsung melakukan pencarian bahkan hingga melakukan penyelaman, namun tidak berhasil menemukan korban.

Menurutnya korban sehari-hari berjualan di pasar pagi Kelurahan Pendem. Pihaknya berharap agar korban segera ditemukan. “Kami tadi sudah matur piuning (sembahyang) di Pura Taman, mudah-mudahan ibu saya cepat diketemukan” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, pencarian yang dilakukan oleh tim SAR dari Polres Jembrana dibantu keluarga korban dan warga belum berhasil menemukan korban. MT-MB

 

Baca Juga :
Pengamat : Akui Kelebihan Lawan Tunjukan Prabowo Negarawan