Denpasar (Metrobali.com)-
Dalam rangka mewujudkan komitmennya untuk mengentaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran, Pemprov Bali kembali menggelar Job Fair (bursa kerja) daerah, Bursa Kerja  Online dan Gerakan Penanggulangan Pengangguran bagi para pencari kerja di Bali di GOR Lila Buana Denpasar, Kamis (21/6). Kegiatan yang menggandeng Ditjen Bina Penta Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menghadirkan 53 perusahaan daerah maupun nasional dengan 1996 lowongan kerja yang tersedia, baik untuk posisi staf sampai tingkat manajerial.

Gubernur Bali Mangku Pastika dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh atas penyelenggaraan kegiatan ini. “Di Bali sebenarnya banyak sekali tersedia lowongan  kerja, terbukti banyaknya agen –agen kapal pesiar baik  Eropa maupun Amerika yang membuka lowongan kerjanya.  Tetapi dikarenankan masih rendahnya skill (keahlian) dan knowledge (ilmu pengetahuan) para
pencari kerja, dan masih belum dapat memenuhi tuntutan kompetensi yang dibutuhkan  menyebabkan
baru sedikit lowongan yang dapat terpenuhi,”   kata Gubernur Pastika.

”Kedepan saya berharap para pencari kerja dapat meningkatkan kompetensinya khususnya dalam penguasaan bahasa asing terutama dalam bahasa Inggris, sehingga mereka dapat memenuhi standar yang diperlukan oleh penyedia lowongan pekerjaan,” harapnya.

Untuk mendukung itu semua, kepada Menakertrans, Muhaimin Iskandar,  Gubernur berharap adanya revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) Bali , sehingga peralatan dan fasilitasnya yang sudah usang dapat diperbaharui dan instrukturnya dapat ditingkatkan pengetahuannya sehingga mampu meningkatkan
kualitas pencari  kerja. Hal ini juga merupakan sebagai salah satu implementasi komitmen pemerintah pusat, daerah bersama-sama pihak swasta dan perguruan tinggi dalam menekan angka penggangguran di Bali sekaligus sebagai ajang penerapan system recruitment  terbuka dan kompetitif.

Kegiatan yang berlangsung dua hari ini, dari 21 s.d 22 Juni 2012 ini, memberikan kesempatan bagi pencari kerja untuk bisa langsung diwawancara dengan perusahaan pemberi kerja dengan melakukan
registrasi terlebih dahulu mengisi form dan dengan menyerahkan curriculum vitae sesuai dengan lowongan kerja yang dibutuhkan.
Pada kesempatan itu Menakertrans sangat mengapresiasi  kegiatan ini dan Gerakan Penanggulangan Pengangguran ini sebagai inisiatif untuk mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja. “Kegiatan semacam ini tidak menjadi tanggung jawab pemerintah saja melainkan kita semua
juga  perusahaan. Sinergi dan komitmen yang kuat antara pemerintah, swasta dan perguruan tinggi diupayakan untuk menjadikan calon tenaga kerja benar-benar kompeten dan mampu mengisi lowongan yang tersedia.  Dengan demikian optimalisasi sumber daya manusia ini pada akhirnya dapat meningkatkan  kesejahteraan masyarakat, ” katanya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Prasasti Penanggulangan Pengangguran oleh Menakertrans RI  dan dilanjutkan peninjauan stand perusahaan-perusahaan yang mengikuti job fair didampingi Gubernur Bali Mangku Pastika, Dirjen Bina Penta DR. Reyna Usman, Kadisnakertrans Prov. Bali I Wayan Wiratha, SH, MH, Karo Humas Setda Prov. Bali Drs. I Ketut Teneng, SP, MS.i dan beberapa Kepala SKPD terkait di lingkungan Pemprov. Bali. IKA-MB