Amlapura (Metrobali.com)-

Pelabuhan Kapal Pesiar (Cruise) Tanah Ampo, Manggis, Karangasem, Bali menjadi wacana dalam pemaparan Mentri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik yang bertindak selaku narasumber dalam International Seminar on Cruise Development in Indonesia belum lama ini di Gedung Sapta Pesona Jakarta.

Dikatakan Pemerintah Indonesia harus lebih serius menangani Industri Kapal Pesiar (Cruise Ship) mengingat Indonesia memiliki potensi sebagai daerah tujuan wisata yang sangat menarik bagi para Top Operator Cruise dunia. Namun selama ini belum mampu memanfaatkan potensi tersebut secara penuh. Diperlukan paradigma baru untuk menyatukan persepsi semua pihak terkait, disamping memang persepsi tentang kapal cruise masih dangkal  sehingga kurang menguntungkan   padahal sangat menjanjikan.

 

Bahkan CEO Royal Carribean mengakui sangat menyukai Indonesia dan telah mengunjungi Komodo. Jero Wacik menambahkan bahwa Indonesia hanya memiliki satu pelabuhan cruise di Tanah Ampo Bali yang masih memerlukan banyak peningkatan, padahal Indnesia memerlukan sekitar 20 pelabuhan cruise minimal untuk memenuhi kebutuhan top class cruise.

Dalam kesempatan itu Presir PT Pelabuhan Indnesia III Djarw Surjanto menyatakan, untuk dapat memenuhi permintaan para operator cruise bakal diupayakan untuk meningkatkan dan memperbaiki Pelabuhan Tanah Ampo melalui proses melibatkan pengerukan dan perluasan dermaga sepanjang 308 meter agar kapal besar dapat berlabuh.

Bupati Karangasem I Wayan Geredeg, SH mengatakan, pembangun Dermaga Cruise, sesungguhnya diperuntukan bukan semata untuk Karangasem  semata tetapi untuk  kepentingan nasional, yakni mengimbangi kepadatan angkutan wisatawan via jalur udara serta pemerataan pembangunan khususnya di wilayah Bali, sehingga kedepan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas.  Teluk Labuhan Amuk di Bali Timur tepatnya di  Banjar Dinas Tanah Ampo, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis,   Kabupaten Karangasem  Propinsi Bali kini mulai menjadi perhatian dunia Internasional. Betapa tidak lokasi pelabuhan alam yang memiliki panorama estetik dengan view persawahan dan gunung yang nampak mempesona, telah lama menyedot daya tarik ratusan kapal – kapal pesiar untuk singgah dan lego jangkar di teluk yang kini menjadi lokasi dermaga Cruise Internaional.   Ditambahkan,  Demaga Kapal Pesiar Tanah Ampo tersebut banyak dipertanyakan para agent Kapal Pasiar luar negeri agar segera dapat dirampungkan sehingga dapat menjadi destinasi tujuan cruise Internasional. Daerah wisata tersohor seperti Bali sangat penting memiliki pelabuhan Kapal Pesiar untuk memudahkan kunjungan wisatawan melalui jalur transportasi laut Internasional

Baca Juga :
Ditolak Warga Pedagang, Pembangunan Basement Jalan Terus