Mangupura (Metrobali.com)-

Puncak peringatan detik-detik HUT ke-66 Kemerdekaan RI telah diambang pintu, Pemerintah Kabupaten Badung telah mengintruksikan kepada seluruh Instansi Pemerintah, lembaga swasta dan segenap lapisan masyarakat di Kab. Badung khususnya untuk mengadakan gerakan kebersihan, penghijauan, dan menghias serta mengibarkan bendera merah putih, umbul-umbul, mengumandangkan/membunyikan lagu kebangsaan, memasang sepanduk sesuai tema yang telah ditentukan mulai tanggal 14 Agustus sampai 18 Agustus. Hal tersebut ditegaskan Bupati Badung A.A. Gde Agung, SH saat memberikan pengarahan kepada seluruh Camat Se-Badung, Senin (8/8) kemarin di Puspem Badung. Hadir pula Sekretaris Daerah Kab. Badung Kompyang R. Swandika, SH, MH, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Drs. Tjok Ngurah Bagus Agung, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum  Nyoman Soka, S.Sos, M.Si.

Bupati Badung A.A. Gde Agung juga menegaskan kepada pihak hotel untuk ikut memasang bendera merah putih, umbul-umbul termasuk ider-ider, sehingga wisatawan akan terkesan bahwa hotel juga ikut merayakan 17-an. ”Kepada seluruh Camat se-Badung agar mesosialisasikan instruksi ini kepada seluruh Lurah/Perbekel maupun para Kelian, peringatan HUT Proklamasi gaung benar-benar bisa dipahami dan dimengerti oleh masyarakat,” katanya.

Disisi lain terkait penyelenggaraan KTT ke-19 ASEAN di BNDCC (Bali Nusa Dua Convention Center) masing-masing Camat serta seluruh jajarannya dan masyarakat diwilayahnya agar mengambil langkah cepat, tanggap dan tegas bilamana ada hal-hal yang menggangu Kantibmas demikian juga pengamanan terhadap atribut-atribut KTT Asean. Terkait masalah penataan kebersihan dan keindahan khususnya agar lebih diperhatikan lagi terutama disepanjang jalur Jl. By pas Ngurah Rai sampai Nusa Dua menjadi tanggung jawab Pemerintah (DKP-red). Selain itu Bupati meminta para Camat untuk memberi pengertian kepada pemilik tenpat-tempat usaha seperti bengkel dan laundry yang berada di jalur protokol agar memperhatikan kebersihan. ”Pelaksanaan KTT ke-19 Asean di BNDCC merupakan efen dunia, agar gaungnya mendunia dan masyarakat umum tahu, Pemerintah Kab. Badung akan memasang atrribut-atribut berupa bendera, sepanduk dan baliho terkait pelaksanaan terutama dari jalur kunjungan mulai dari Bandara Ngurah Rai sampai Nusa Dua juga dikawasan-kawasan lain di seluruh wilayah Kab. Badung,” jelasnya.

Baca Juga :
Diduga Kelelahan Saat Menyelam,Wisman Asal Malaysia Tewas

Sementara Sekretaris Daerah Kab. Badung Kompyang R. Swandika, SH, MH menyampaikan, guna memeriahkan peringatan HUT ke-66 Proklamasi, disamping kegiatan sosial dan olahraga, dimasing-masing kecamatan akan digelar pementasan kesenian tradisional untuk menghibur masyarakat seperti wayang maupun kesenian tradisional lainya. Mengenai biaya sepenuhnya menjadi tanggungan Pemerintah Kab. Badung. Demikian juga untuk menunjang sarana prasarana upacara, pada tahun 2010 lalu Pemkab Badung telah menyumbang seperangkat Drum Band dibeberapa sekolah guna untuk membudayakan betapa pentingnya/perlunya prangkat  Drum Band sebagai sarana dalam kegiatan apel/upacara mulai dari tingkat TK sampai SMU. Untuk peringatan tahun ini pihak kecamatan dapat memanfaatkan drum band sekolah, tentunya berkoordinasi dengan UPT kecamatan.

Secara  umum masing-masing Camat se-Kabupaten Badung telah mengambil langkah/tindakan, sesuai intruksi Bupati terkait peringatan HUT Proklamsi Ke-66 dan pelaksanaan KTT ke-19 Asean Bali Nusa Dua Convention Center 2011.